Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jalan Darul Istiqamah Maccopa Ditutup, Vendor Pesta Nikah Cucu Kiai-Putri Sekda Tertahan

Ibu pengantin, Mukhlisah, mengaku kecewa karena tidak ada penjelasan dari pihak pesantren

|
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
Aksi penutupan akses jalan kembali terjadi di kawasan Pesantren Darul Istiqamah, Maccopa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan hingga malam tadi. Sejumlah petugas yang mengaku mendapat perintah dari pimpinan pondok terlihat berjaga di pos keamanan sambil menutup portal sejak siang kemarin, Kamis (2/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah petugas memutuskan menutup akses jalan di kawasan Pesantren Darul Istiqamah, Maccopa Maros
  • Aktivitas warga Perumahan Fiiziya terganggu
  • Mobil vendor pernikahan milik cucu kiyai dan anak Sekda Maros turut dihalangi melintas

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Akses jalan ditutup di kawasan Pesantren Darul Istiqamah, Maccopa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sejumlah petugas yang mengaku mendapat perintah dari pimpinan pondok terlihat berjaga di pos keamanan sambil menutup portal sejak siang kemarin, Kamis (2/4/2026).

Penutupan ini berdampak langsung pada aktivitas warga, khususnya yang bermukim di Perumahan Fiiziya. 

Sejak Kamis sore, insiden ini sempat memperlambat arus lalulintas di jalan poros Maros-Makassar.

Mereka kesulitan keluar masuk, bahkan untuk sekadar pulang ke rumah.

Terbaru, mobil vendor pernikahan milik cucu kiyai dengan putri Sekretaris Daerah Maros turut dihalangi melintas. 

Padahal, resepsi pernikahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026 mendatang.

Tak hanya itu, mobil keluarga pengantin juga tertahan di depan gerbang pesantren sejak siang. 

Kondisi ini membuat pihak keluarga yang telah menyiapkan acara terpaksa menunggu tanpa kepastian.

Ibu pengantin, Mukhlisah, mengaku kecewa karena tidak ada penjelasan dari pihak pesantren terkait penutupan akses tersebut, meskipun kendaraan yang tertahan hanya membawa perlengkapan dekorasi.

"Kami berharap ada itikad baik," katanya.

Hingga malam hari, kendaraan keluarga pengantin dan vendor dekorasi masih tertahan di depan gerbang pesantren. 

Mereka berharap akses segera dibuka agar persiapan acara tidak terganggu.

Diketahui, jalan yang ditutup merupakan akses umum yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Surat Keputusan (SK) resmi. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved