Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 1447 H

Warga Binaan Lapas Maros Tadarus 8 Juz Permalam, Khatam Alquran Setiap 4 Hari

Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak kegiatan ibadah.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
WARGA LAPAS - Warga binaan Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Maros tadarus di masjid Babut Taubah, selepas salat duhur berjamaah, Senin (9/3/2026).warga binaan mampu membaca hingga delapan juz Alquran dalam satu malam selama Ramadan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIB Maros memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak kegiatan ibadah.

Salah satunya dengan mengikuti tadarus Alquran secara rutin setiap malam.

Bahkan, warga binaan mampu membaca hingga delapan juz Alquran dalam satu malam selama Ramadan.

Dengan intensitas tersebut, para warga binaan dapat menyelesaikan khatam Alquran setiap empat hari sekali.

Pantauan langsung Tribun Timur, warga binaan nampak bertadarus bersama di masjid Babut Taubah, selepas salat duhur berjamaah.

Mereka juga mendengarkan siraman rohani singkat dari ustad yang hadir.

Tak hanya kegiatan tadarus, beberapa warga binaan juga mengikuti kelas penyetaraan paket C.

Baca juga: 60 Narapidana Kasus Narkoba di Lapas Maros Diusulkan Terima Remisi

Dua guru dihadirkan untuk mengajar warga binaan sebagai bekal untuk mengikuti ujian penyetaraan.

Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, mengatakan kegiatan keagamaan selama Ramadan menjadi bagian dari program pembinaan spiritual bagi warga binaan.

“Setiap malam warga binaan mengikuti tadarus hingga delapan juz. Banyak juga yang menyelesaikan khatam secara mandiri,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan kegiatan Ramadan di Lapas tidak hanya sebatas tadarus Alquran.

Warga binaan juga mengikuti salat tarawih berjamaah, zikir bersama serta belajar mengaji.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan baik di masjid lapas maupun di kamar masing-masing warga binaan," bebernya.

Imran mengatakan, program belajar mengaji sebenarnya sudah rutin dilaksanakan sepanjang tahun.

Namun selama bulan Ramadan, waktu kegiatan ibadah tersebut ditambah agar warga binaan memiliki kesempatan lebih banyak untuk khatam Alquran.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved