Sosok Serda Hamdani Prajurit TNI Asal Maros Gugur Diserang KKB di Nabire
Ayah korban, Hamka pertama kali mengetahui kabar duka tersebut pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
PEGANG FOTO - Hamka memperlihatkan foto anaknya, Serda Hamdani yang menjadi korban dalam aksi penyerangan di wilayah Papua Tengah. Keluarga kini menanti kedatangan jenazah almarhum di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
"Setiap pulang kampung selalu salat berjemaah di masjid dan rajin mengaji. Bahkan saat Ramadan ia bisa khatam Al-Qur’an hingga tiga kali," tururnya.
Terakhir kali Hamka bertemu putranya sekitar enam bulan lalu saat almarhum pulang cuti.
Saat itu ia merasa sangat bahagia karena sudah lama tidak bertemu setelah putranya bertugas di Papua.
Hingga kini, keluarga mengaku masih menunggu informasi resmi terkait jadwal pemulangan jenazah.
“Kami berharap bisa dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Pucak,” katanya.
Ia mengatakan keluarga telah mengikhlaskan kepergian putranya dan berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
Baca Juga
| Tatapan Terakhir Sang Ayah: Serda Hamdani Gugur di Papua, Kirim Uang untuk Ramadan Sebelum Wafat |
|
|---|
| Tangis di Desa Pucak, Serda Hamdani Gugur di Tanah Papua |
|
|---|
| Kiriman Terakhir Serda Hamdani untuk Sang Ayah Sebelum Gugur di Nabire |
|
|---|
| Serda Hamdani Personel TNI Asal Pucak Maros Jadi Korban Penyerangan Kelompok Bersenjata di Nabire |
|
|---|
| Sosok Capt Tania Karima Pilot Smart Air Daratkan Pesawat di Laut hingga Seluruh Penumpang Selamat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260222-Hamka-memperlihatkan-foto-anaknya.jpg)