Dari Gondola ke Jembatan Harapan, Kisah Warga Tompobulu Menanti Akses Layak
Bebatuan tersusun acak di dasar sungai menjadi halang rintang bagi kaki-kaki kecil anak sekolah.
Editor:
Ansar
Tribun-timur.com
JEMBATAN GANTUNG - Proses pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Pallaka, membelah dua Dusun Katoang, Bonto Matinggi dan Dusun Makmur, Bonto Manurung.Jembatan ini menjadi ujung tombak pengharapan warga untuk dapat mengakses pendidikan dan perekonomian serta layanan dasar dengan lebih mudah.
Tentang petani yang tak lagi cemas melihat langit mendung saat hasil panen siap dijual.
Kelak, gondola akan dilepas.
Farel tak perlu lagi menarik sling setiap pagi.
Tangannya bisa lebih fokus menggenggam buku tulis, bukan kawat baja.
Dan ketika takbir Lebaran menggema tahun ini, warga Tompobulu mungkin akan merayakan dua kemenangan sekaligus, kemenangan setelah sebulan berpuasa, dan kemenangan karena akhirnya bisa melintasi Sungai Pallaka tanpa rasa takut. (*)
Baca Juga
| Jemaah Umrah Asal Maros Sulsel Hilang di Madinah |
|
|---|
| Penyisihan Fahmil Alquran MTQ Sulsel di Maros Berlangsung Sengit, Tim Luwu Raih Nilai 990 |
|
|---|
| Alumni Al-Azhar hingga Santri Takalar Berebut Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah MTQ Sulsel |
|
|---|
| 626 Jemaah Maros Terima 750 Riyal Living Cost, Perdana Barangkat 1 Mei Mendatang |
|
|---|
| Penyisihan 8 Lomba MTQ Sulsel Berlangsung 3 Hari, Semifinal 17 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/JEMBATAN-GANTUNG-Proses-pembangunan-jembatan.jpg)