Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kronologi Pelajar Dibusur di Sekitar Stasiun Kereta Api Mandai Maros, Dilihat 3 Temannya

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Dody Sardjito untuk mendapatkan perawatan medis.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
AKSI PEMBUSURAN - Seorang pelajar berinisial SFM (19) asal Dusun Cempajawae, Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, menjadi korban pembusuran oleh orang tak dikenal di Stasiun Mandai, Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 18.30 Wita. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS — Seorang pelajar berinisial SFM (19) asal Dusun Cempajawae, Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, menjadi korban pembusuran oleh orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Stasiun Mandai, Desa Marumpa, Kecamatan Marusu.

Kejadian berlangsung pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 18.30 Wita.

Akibat pembusuran tersebut, korban mengalami luka di bagian belakang tubuh.

Korban terkena satu anak panah yang dilepaskan oleh pelaku.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Dody Sardjito untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, membenarkan adanya peristiwa pembusuran tersebut.

Ia mengatakan, saat kejadian korban tengah berkumpul bersama sejumlah rekannya di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama berselang, dua orang pelaku tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda motor secara berboncengan.

“Pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung melepaskan satu anak panah yang mengenai bagian belakang korban,” kata AKP Ahmad saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2025).

Dalam peristiwa tersebut, terdapat tiga orang saksi yang merupakan teman korban.

Para saksi masing-masing berinisial F (16), pelajar SMA 9 Marusu, A (17), dan S (19).

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

AKP Ahmad menjelaskan, salah satu saksi sempat berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran pelaku berhasil melarikan diri.

“Saksi sempat mengejar, tetapi tidak berhasil dan tidak mengetahui secara pasti warna kendaraan yang digunakan pelaku,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan Farel, menyampaikan pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan kasus.

Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri identitas pelaku pembusuran tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman, mengumpulkan keterangan saksi, dan melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila memiliki informasi terkait kasus tersebut.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved