Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Gantikan Sang Ibu yang Sakit, Ayu Auliana Syafia Jamaah Haji Termuda Maros

Ayu bisa menjalankan rukun Islam kelima di usia muda, sedihnya karena menggantikan ibunya yang sakit.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
HAJI 2026 – Jamaah Calon Haji (JCH) Maros Kloter 14 Embarkasi Makassar termuda Ayu Auliana Syafia saat berada di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (30/4/2026). Ayu berangkat haji di usia 15 tahun menggantikan sang ibu karena sakit. 

Ringkasan Berita:
  • Ayu Auliana Syafia (15) menjadi jamaah haji termuda asal Maros setelah menggantikan ibunya yang sakit. 
  • Ia berangkat haji dari Embarkasi Makassar sebagai bagian Kloter 14, membawa harapan untuk mendoakan kesembuhan sang ibu di Tanah Suci.
  • Meski masih duduk di bangku SMP, Ayu telah mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk menjalankan ibadah haji selama 40 hari. 
  • Ia mengaku senang bisa berhaji di usia muda, namun juga sedih karena harus menggantikan ibunya yang sakit.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ayu Auliana Syafia menjadi jamaah haji termuda Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Perempuan akrab disapa Ayu ini berangkat haji di usia 15 tahun.

Ia bisa berhaji karena menggantikan ibunya yang sakit. Sang Ibu mendaftar haji 15 tahun silam.

“Gantikan mama sakit. Mama daftar haji sejak 2011,” katanya saat ditemui Tribun-Timur.com di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (30/4/2026).

Ayu merasa senang dan sedih bisa berangkat ke Tanah Suci.

Senangnya, ia bisa menjalankan rukun Islam kelima di usia muda, sedihnya karena menggantikan ibunya yang sakit.

Ayu akan mendoakan kesembuhan sang ibu ketika berada di Tanah Suci.

Baca juga: 387 CJH Maros Masuk Asrama Haji Sudiang, Berikut Jadwal Lengkap Keberangkatan

“Saya ingin doakan mama dikasih kesembuhan. Semoga Allah bisa mengabulkan,” ucapnya.

Jauh-jauh hari Ayu mempersiapkan berbagai hal untuk berangkat ke Tanah Suci.

Ia persiapkan fisik demi mengikuti rangkaian ibadah haji selama 40 hari.

Termasuk, persiapan dasar menghafal doa-doa dan tata cara ibadah.

“Belajar dan lebih banyak hafal doa-doa,” katanya.

Ayu saat ini duduk di kelas 9 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Meski begitu, keberangkatannya berhaji tak mengganggu pendidikannya.

Ia telah meminta izin kepada sekolah. Justru, ketika teman dan guru mengetahuinya akan berangkat haji, mereka menitip doa.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved