Hari Kesaktian Pancasila
Takbir Abadi: Pancasila Kompas Moral Anak Muda di Era Digital
Takbir Abadi sebut Hari Kesaktian Pancasila momentum memperkuat pemahaman ideologi bangsa bagi generasi muda di era digital.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ia menyebut, meski tidak semua generasi muda memahami detail sejarah G30S/PKI, mereka tetap mengenalnya melalui pendidikan di sekolah.
Karena itu, penting bagi sekolah dan kampus untuk terus menanamkan nilai Pancasila.
“Tidak cukup hanya dipahami, Pancasila harus diamalkan dalam keseharian. Itu tugas kita semua, termasuk di dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan lingkungan sosial,” kata Takbir.
Ia menyampaikan pesan kepada generasi muda Indonesia agar menjadikan Pancasila sebagai pegangan hidup.
“Untuk seluruh anak muda Indonesia, Pancasila adalah perjalanan panjang sejarah yang harus kita jaga. Jangan biarkan nilai luhur ini luntur oleh zaman. Pancasila bukan hanya warisan, tetapi pegangan hidup,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia merangkum makna Hari Kesaktian Pancasila dalam satu kata.
“Satu kata untuk Hari Kesaktian Pancasila: Abadi,” tutupnya, mantan Ketua Osis SMAN 1 Maros. (*)
| Aliyah IAS: Hari Kesaktian Pancasila Momentum Perkokoh Persatuan Bangsa |
|
|---|
| Hari Kesaktian Pancasila, Munafri Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Fondasi Persatuan dan Kedamaian |
|
|---|
| Tradisi Naik Pangkat di Hari Kesaktian Pancasila, Prajurit Kodim 1407/Bone Belanja di Pasar Rakyat |
|
|---|
| Gubernur Sulsel Andi Sudirman: Pancasila Dasar Negara dan Perekat Bangsa |
|
|---|
| Dandim 1407 Bone: Pancasila Pedoman Moral Bermasyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-10-1-Takbir-Abadi.jpg)