Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Kesaktian Pancasila

Dandim 1407 Bone: Pancasila Pedoman Moral Bermasyarakat

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kembali rasa kebersamaan dan saling peduli di tengah masyarakat.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
HARI KESAKTIAN PANCASILA - Potret Komandan Kodim 1407 Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus yang diabadikan beberapa waktu lalu. etkol Inf Laode Muhammad Idrus, menyampaikan, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral dalam bermasyarakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE- Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober.

 Kesaktian Pancasila momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya persatuan bangsa. 

Nilai-nilai Pancasila dinilai masih sangat relevan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Mulai dari sikap gotong royong, saling menghargai, hingga menjaga kerukunan.

Komandan Kodim 1407 Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, menyampaikan, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral dalam bermasyarakat.

“Pancasila adalah warisan luhur bangsa yang harus kita jaga. Nilai-nilai di dalamnya tidak boleh hanya diucapkan, tapi benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi, Pancasila tetap menjadi benteng yang menjaga persatuan.

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kembali rasa kebersamaan dan saling peduli di tengah masyarakat.

“Gotong royong, toleransi, dan rasa keadilan adalah nilai yang sudah ada dalam kehidupan kita. Mari kita rawat bersama, agar tidak luntur oleh pengaruh negatif yang bisa memecah belah bangsa,” tambahnya.

Laode juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, meski zaman sudah berubah.

Anak muda sekarang lebih banyak beraktivitas dengan gadget serta media sosial.

Hal itu tidak boleh membuat semangat Pancasila memudar.

“Dulu anak-anak muda lebih banyak berkegiatan fisik seperti berkumpul di lapangan atau organisasi," kata dia.

"Sekarang banyak yang lebih aktif di dunia digital. Tapi apapun wadahnya, nilai Pancasila tetap bisa dijalankan,"ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved