STIEM Bongaya Makassar Juara Kompetisi Futsal Mahasiswa Wondr NCSFS 2026
M Fahmi Fatur Rahman menjadi bintang kemenangan STIEM Bongaya di partai final berkat hattricknya di menit 13, 17 dan 31.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Manajemen (STIEM) Bongaya Makassar berhasil menjuarai kompetisi futsal mahasiswa nasional Wondr National Futsal Series (NCFS) National Stage 2026.
STIEM Bongaya berhasil mengalahkan STIE Indonesia Jakarta di laga puncak dengan skor 3-2 di Gelanggang Olahraga Universitas Gadjah Mada (GOR UGM) Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026) malam.
M Fahmi Fatur Rahman menjadi bintang kemenangan STIEM Bongaya di partai final berkat hattricknya di menit 13, 17 dan 31.
Sedangkan dua gol STIE Indonesia Jakarta dicetak oleh Rakesh Abrar di menit 19 dan 39.
Kemenangan itu memastikan STIEM Bongaya membawa pulang trofi turnamen yang baru digelar dua kali ini ke Kota Makassar.
“NCFS ini baru season kedua. Season pertama tahun kemarin juaranya Politani Samarinda. Tahun ini alhamdulillah, champions STIEM Bongaya Makassar,” kata Manajer Futsal STIEM Bongaya Anwar saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui telepon, Minggu (14/6/2026).
Anwar mengungkapkan, kunci keberhasilan timnya keluar sebagai kampiun NCFS Stage 2026 tak lepas dari persiapan matang dilakukan.
Kerangka tim sekira 95 persen masih materi pemain yang sama dengan tahun lalu.
Hanya saja, tahun lalu STIEM Bongaya harus puas berada di peringkat tiga NCFS.
Latihan untuk menatap NCFS Regional Sulawesi Selatan (Sulsel) dipersiapkan dua bulan.
Sementara untuk menghadapi NCFS nasional latihan digelar tiga bulan sebelum turnamen dimulai.
“Tahun 2026 ini kita lebih siap daripada tahun kemarin. Kita latihan dua bulan sebelum event regional dilaksanakan, tiga bulan sebelum event nasional di Yogyakarta,” ungkap dosen magister sains (M.Si) ini.
Ia melanjutkan, pemain, pelatih dan seluruh orang dalam tim punya ambisi besar untuk juara sejak awal.
Makanya, semangat juang, determinasi tinggi dan karakter Makassar ditunjukkan di setiap laganya.
“Para pemain, pelatih, manajer, itu kita satu visi, satu tujuan, juara adalah harga mati,” sebutnya.
| Kronologi Penikaman Antar Pasien di RSUP Wahidin Makassar, Berawal dari Percakapan |
|
|---|
| Navigasi Dialektika Riset Melalui Metodologi |
|
|---|
| Sempat Terlantar, Dg Sara Akhirnya Kembali Tinggal Bersama Keluarga usai Dimediasi Dinsos Makassar |
|
|---|
| DPRD Makassar Dukung Kebijakan Pemkot Perluas Jaminan Sosial Bagi Pekerja Informal |
|
|---|
| RT/RW Baji Mappakasunggu Pasang Spanduk Ajakan Pilah Sampah di Lorong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/JUARA-NCFS-2026-STIEM-Bongaya.jpg)