Tim Dukcapil Makassar Turun ke Maros, Permudah Layanan Adminduk Warga
Warga tersebut diketahui berada di Kabupaten Maros, yang secara geografis cukup jauh dari pusat layanan Dukcapil Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar meluncurkan program inovatif bertajuk PERISAI, singkatan dari Pelayanan Rentan Disabilitas dan Lanjut Usia.
Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih inklusif, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor layanan.
Melalui program ini, Dukcapil Makassar tidak hanya menunggu masyarakat di kantor pelayanan, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan untuk menjangkau warga yang membutuhkan layanan khusus, termasuk mereka yang berada di luar wilayah administratif kota namun masih berstatus sebagai warga Makassar.
Program PERISAI berawal dari adanya pengaduan keluarga warga lanjut usia yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan, namun terkendala kondisi kesehatan.
Warga tersebut diketahui berada di Kabupaten Maros, yang secara geografis cukup jauh dari pusat layanan Dukcapil Makassar.
Meski berada di luar wilayah kota, Dukcapil Makassar tetap memberikan perhatian karena yang bersangkutan masih tercatat sebagai penduduk Kota Makassar.
Menyikapi kondisi tersebut, petugas Dukcapil kemudian melakukan pelayanan jemput bola dengan mendatangi langsung lokasi warga di Kabupaten Maros.
Langkah ini dilakukan agar proses administrasi kependudukan tetap dapat berjalan tanpa membebani warga yang sedang dalam kondisi rentan.
Pelayanan yang diberikan mencakup pengurusan dokumen kependudukan yang dibutuhkan, seperti KTP, Kartu Keluarga, maupun dokumen administrasi lainnya sesuai kebutuhan warga.
Petugas juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dan kemudahan akses.
Program ini menjadi bukti bahwa layanan publik tidak selalu harus menunggu di balik meja kantor, tetapi juga dapat hadir langsung ke tengah masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Makassar, Muhammad Hatim, menegaskan bahwa program PERISAI merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima yang terus dikembangkan oleh instansinya.
“Alhamdulillah semua bisa dilayani, apalagi dalam kondisi yang memang tidak bisa secara fisik datang ke kantor capil, pasti akan kita layani di tempat mereka,” ujarnya.
Menurut Hatim, keberadaan program PERISAI merupakan bentuk nyata dari transformasi pelayanan publik yang lebih inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Dukcapil Makassar berupaya memastikan bahwa tidak ada warga yang terhambat dalam memperoleh dokumen kependudukan hanya karena keterbatasan kondisi fisik atau jarak.
| Darije Kalezic Diharap Bangkitkan PSM Makassar, Pengamat: Harus Realistis |
|
|---|
| RT/RW Parangtambung Dialog Dengan Tiga Unsur Pimpinan Kecamatan Tamalate |
|
|---|
| Ingatkan ASN, Wali Kota Makassar: Jangan Korbankan Pekerjaan Demi Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Peran RT/RW Timungan Lompoa dalam Penertiban PKL di Jalan Sunu |
|
|---|
| Pulang dari Tanah Suci, Jemaah Haji Maros Hj Hamdana Pakai Baju Harga Rp3 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Petugas-Dukcapil-Makassar-290206-6.jpg)