Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPPPA Makassar Optimalkan Peran PATBM dalam Pendampingan Anak

Anak Memerlukan Perlindungan Khusus atau AMPK adalah anak-anak yang berada dalam situasi rentan, baik karena kekerasan

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Siti Aminah
PERLINDUNGAN ANAK - Kepala DPPPA Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, membuka kegiatan penguatan kapasitas SDM lembaga penyedia layanan Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) yang diikuti anggota PATBM dan lembaga layanan perlindungan anak di Hotel Golden Tulip Makassar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan deteksi dini, pendampingan, dan penanganan kasus anak di tingkat masyarakat. 

Menurutnya, setiap anak yang berhadapan dengan masalah harus dipandang sebagai individu yang memiliki hak, harapan, dan masa depan yang perlu dijaga bersama.

Karena itu, anggota PATBM perlu dibekali kemampuan melakukan deteksi dini terhadap kasus kekerasan maupun berbagai bentuk kerentanan yang dialami anak di lingkungan sekitar.

Selain itu, peserta juga didorong memahami teknik pendampingan yang ramah anak, mekanisme rujukan layanan, serta cara membangun koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

"Kemampuan dalam melakukan deteksi dini terhadap kasus kekerasan atau kerentanan anak, keterampilan melakukan pendampingan yang ramah anak, serta pemahaman alur rujukan layanan perlu terus diperkuat," jelas Ita.

Ia menambahkan perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. 

Sinergi antara pemerintah, lembaga layanan, keluarga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Anak DPPPA Kota Makassar, Isnaniah Nurdin, mengatakan keberadaan lembaga penyedia layanan perlindungan anak menjadi elemen penting dalam pemenuhan hak anak.

Khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perlindungan khusus.

Menurut Isnaniah, PATBM memiliki peran strategis dalam melakukan pencegahan, pengawasan, deteksi dini.

Termasuk pendampingan, hingga rujukan terhadap kasus-kasus yang ditemukan di tingkat masyarakat.

Oleh karena itu, kapasitas SDM PATBM harus terus diperkuat agar mampu memberikan layanan yang responsif, terkoordinasi, dan sesuai dengan prinsip perlindungan anak.

"Kapasitas SDM PATBM perlu terus diperkuat agar mampu memberikan layanan yang responsif, terkoordinasi, dan sesuai dengan prinsip perlindungan anak," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep perlindungan anak dan AMPK.

Sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam menangani berbagai persoalan anak di lingkungan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi terkait layanan pemerintah bagi AMPK yang disampaikan Abu Talib dari Transformasi Anak Muda Celebes.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved