Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sudah Antre 7 Jam, Sopir Bus Rute Makassar-Malili Belum Dapat Solar

Perlambatan arus kendaraan dari arah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak terhindarkan.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
SOLAR LANGKA - Antrean truk dan bus antar daerah di SPBU 74.902.88 di Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/6/2026) siang. Sopir truk dan bus harus mengantri berjam-jam demi mendapatkan solar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Antrean panjang truk dan bus di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terjadi diduga akibat kelangkaan solar.

Seperti terpantau di SPBU 74.902.88 di Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/6/2026) siang.

SPBU yang berlokasi tidak jauh dari gerbang masuk komplek Bumi Tamalanrea Permai (BTP) ini, dipadati antrean truk dan bus antar daerah.

Bahkan, antrean kendaraan berukuran besar ini mengular hingga keluar di bahu jalan.

Perlambatan arus kendaraan dari arah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak terhindarkan.

Pasalnya, beberapa truk dan bus yang antre menempati bahu jalan poros Makassar-Maros itu.

Akibatnya ruas jalan menyempit hingga memicu pelambatan laju kendaraan arah Fly Over.

"Saya sudah jam 7 antri di sini, sampai sekarang belum dapat solar," kata sopir bus, Undi (38) dihampiri, pukul 12.20 Wita.

Undi mengungkapkan, kelangkaan solar di sejumlah SPBU sudah terjadi beberapa hari belakangan.

"Sudah tiap malam, tiap hari begini. Tidak ada (ketersediaan solar)," keluhnya.

Sopir bus yang hendak membawa penumpang dari Makassar ke Malili, Luwu Timur ini, pun mengaku harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan solar.

Pasalnya, di beberapa SPBU daerah yang dilewati dari arah Malili menuju Kota Makassar, mengalami kekosongan ketersediaan solar.

"(SPBU di daerah Pangkep-Maros) samaji, tidak ada. Jeriken yang diutamakan kalau di situ, di daerah Maros," ungkapnya.

Ia pun berharap agar pemerintah memberikan solusi atas kelangsungan solar tersebut.

Sebab menurutnya, lama antrean membuat penumpang juga mengeluh karena lambat tiba di tujuan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved