Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp213,44 Triliun
Dari sisi penyaluran dana, kredit perbankan tumbuh 5,19 persen (yoy) menjadi Rp174,39 triliun.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sudirman
Penghimpunan DPK meningkat 23,31 persen (yoy) menjadi Rp15,10 triliun, sedangkan pembiayaan tumbuh 24,16 persen (yoy) menjadi Rp18,54 triliun.
Tingkat intermediasi perbankan syariah berada pada level 122,77 persen dengan rasio Non Performing Financing (NPF) sebesar 1,77 persen.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin mengatakan, meski pangsa pasar perbankan syariah masih lebih kecil dibandingkan perbankan konvensional, tren pertumbuhannya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Pangsa pasar aset perbankan syariah naik dari sekitar 7 persen pada 2023 menjadi 10,69 persen pada Maret 2026.
Menurut Muchlasin, capaian tersebut menunjukkan akselerasi perkembangan industri perbankan syariah di Sulsel.
Bahkan, pertumbuhan aset, DPK, dan pembiayaan perbankan syariah tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional.
“Hal ini menunjukkan akselerasi perkembangan dan peningkatan kontribusi perbankan syariah dalam industri
perbankan di Sulawesi Selatan,” katanya.
| Makna Passapu Bagi Mayjen TNI Bangun Nawoko di Syukuran HUT Ke-69 Kodam XIV Hasanuddin |
|
|---|
| Ujung Pandang Kembangkan Sistem Digital Penataan PKL, Pantau Progres Penertiban hingga Relokasi |
|
|---|
| Keakraban Pangdam dan Kapolda Warnai HUT ke-69 Kodam XIV Hasanuddin |
|
|---|
| Mantan Wali Kota Makassar Danny Pomanto Siap Turun Gunung Pemilu 2029, Bidik DPR RI Dapil Sulsel I |
|
|---|
| Wali Kota Makassar Munafri: Jangan Biarkan Pancasila Jadi Pajangan di Dinding! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-01-Kepala-OJK-Sulselbar-Moch-Muchlasin.jpg)