Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp213,44 Triliun

Dari sisi penyaluran dana, kredit perbankan tumbuh 5,19 persen (yoy) menjadi Rp174,39 triliun.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/MUH DIWAN
PERBANKAN SULSEL - Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, dalam acara Media Briefing Kantor OJK Sulselbar, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Senin (9/3/2026). Kinerja industri perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan tren positif hingga triwulan I atau Maret 2026. 

Penghimpunan DPK meningkat 23,31 persen (yoy) menjadi Rp15,10 triliun, sedangkan pembiayaan tumbuh 24,16 persen (yoy) menjadi Rp18,54 triliun.

Tingkat intermediasi perbankan syariah berada pada level 122,77 persen dengan rasio Non Performing Financing (NPF) sebesar 1,77 persen.

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin mengatakan, meski pangsa pasar perbankan syariah masih lebih kecil dibandingkan perbankan konvensional, tren pertumbuhannya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pangsa pasar aset perbankan syariah naik dari sekitar 7 persen pada 2023 menjadi 10,69 persen pada Maret 2026.

Menurut Muchlasin, capaian tersebut menunjukkan akselerasi perkembangan industri perbankan syariah di Sulsel.

Bahkan, pertumbuhan aset, DPK, dan pembiayaan perbankan syariah tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional.

“Hal ini menunjukkan akselerasi perkembangan dan peningkatan kontribusi perbankan syariah dalam industri
perbankan di Sulawesi Selatan,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved