Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bayar Parkir Pakai QRIS di Makassar, Jukir dan Pengendara Sama-sama Untung

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, sebut digitalisasi parkir inovasi yang menjawab persoalan klasik praktik perparkiran konvensional. 

Tayang:
Penulis: Alfian | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
DIGITALISASI PARKIR - Juru parkir (Jukir) melayani pembayaran pakir menggunakan QRIS di Jl WR Supratman, Makassar. 

Ia berharap, digitalisasi parkir bisa terus diperluas agar pelayanan publik semakin maksimal, sederhana, dan transparan. 

“Kalau sistem ini berhasil, tentu akan terus kita kembangkan,” ujarnya

Plt Direktur Utama PD Parkir Makassar, Adi Rashid Ali, menyampaikan, program ini menjadi tonggak penting dalam transparansi keuangan daerah. 

Digitalisasi layanan parkir ini tidak bisa langsung serentak. 

Ia menarget, 50 persen kawasan parkir tepi jalan umum bisa dicover pada 2026 ini

"Insyaallah tahun ini, 50 persen titik parkir di Makassar sudah berbasis digital. Untuk itu kami butuh dukungan penuh dari Pemkot, TNI-Polri, dan masyarakat,” ungkapnya.

Dukungan BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya mendukung transaksi digital dalam jasa perdagangan demi mencapai tujuan geraka Cashless.

Upaya itu terlihat dari dorongan BRI sendiri dalam memudahkan para pelaku usaha dalam pemasangan atau penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Hal itu disampaikan D Argo Prabowo selaku Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 15 Makassar melalui keterangan tertulisnya.

Argo mengatakan para marketing BRI dituntut terus mendata nasabah khususnya pelaku usaha yang memiliki transaksi harian atau mingguan kemudian segera dipasangkan QRIS.

Menurutnya digitalisasi pembayaran melalui QRIS tentu mempermudah proses transaksi.

lihat fotoInfografis tata cara pengajuan QRIS.
Infografis tata cara pengajuan QRIS.

Ini juga bagian dari edukasi kepada masyarakat sekaligus upaya mengurangi potensi penyalahgunaan uang tunai 'palsu' dalam bertransaksi di masyarakat.

“Salah satu tugas kita di inklusi itu bagaimana menekan meminimalisir penggunaan uang tunai atau cashless, salah satunya dengan QRIS, BRImo dan cara-cara lain yang ada kita siapkan,” ujarnya.

BRI sendiri secara internal sejak dulu sudah mendorong pembayaran non-tunai di masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved