Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Profil Asdi Arfan, Ketua RT Gen Z Setia Melayani Warga, Total Jaga Kebersihan

‎Asdi yang lahir di Makassar, 27 Juni 2003, kini juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
PROFIL RT - Ketua RT 005 RW 001 Kelurahan Karunrung, Muhammad Asdi Arfan. Asdi penggerak perubahan di lingkungan RT 005 RW 001 Karunrung.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejak masih duduk di bangku SMP, Muhammad Asdi Arfan sudah memiliki keinginan untuk mengabdi di lingkungan tempat tinggalnya.

‎Keinginan itu akhirnya terwujud saat dirinya dipercaya menjadi Ketua RT 05 RW 01 Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

‎Asdi yang lahir di Makassar, 27 Juni 2003, kini juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar angkatan 2022.

‎Selain aktif kuliah, Asdi juga aktif berorganisasi di kampus. Ia sempat menjadi pengurus himpunan mahasiswa sebelum kemudian dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Forum Anggota Mahasiswa Persatuan Insinyur Indonesia (FAM PII) Unismuh Makassar

‎Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa teknik, Asdi memilih menerima amanah sebagai Ketua RT untuk pertama kalinya.

‎“Kalau ditanya kenapa mau jadi RT, sebenarnya itu sudah dari SMP. Waktu SMP, sejak itu tertarik dengan amanah yang membantu masyarakat,” ujarnya kepada Tribun, Kamis (28/5/2026). 

‎Namun saat itu, kata Asdi, dirinya belum memahami secara utuh tugas seorang Ketua RT. 

‎Seiring berjalannya waktu, Asdi mulai aktif di kegiatan lingkungan. 

‎Ia dipercaya menjadi koordinator zakat bersama remaja masjid lainnya.

‎Dari pengalaman itu, ia mulai banyak berinteraksi dengan lingkungan dan melihat langsung persoalan di masyarakat.

‎Menurutnya, saat itu pembagian zakat masih sering menuai keluhan warga karena dinilai tidak merata.

‎“Ada yang suami dapat, istri dapat, anak juga dapat. Sementara ada warga yang tidak pernah dapat,” katanya.

‎Bersama teman-temannya, Asdi kemudian mencoba membenahi sistem pembagian zakat agar lebih transparan dan merata.

‎Ia mengatakan sejak saat itu warga mulai memberikan kepercayaan kepada dirinya. 

‎Selain persoalan pembagian bantuan, Asdi juga mengaku prihatin dengan pembagian bantuan sosial.

‎“Sering saya dengar ada warga bilang tidak pernah dapat bantuan. Dari situ saya berpikir kalau suatu saat saya dipercaya, saya mau lebih transparan,” ujarnya.

‎Hal itu semakin menguatkannya menjadi ketua RT. 

‎Ia menilai anak muda perlu diberi ruang untuk ikut terlibat dalam kepemimpinan di lingkungan.

‎“Kalau anak muda tidak diberi kesempatan, kapan bisa jadi penerus,” katanya.

‎Selain itu, Asdi melihat lingkungan tempat tinggalnya masih minim kegiatan warga.

‎Menurutnya, kurangnya kerja bakti maupun kegiatan bersama membuat hubungan antarwarga menjadi kurang dekat.

‎“Kadang warga baru juga susah saling kenal karena tidak ada kegiatan bersama,” ujarnya.

‎Sebagai Ketua RT, Asdi mengaku mengalami tantangan tersendiri karena usianya yang masih muda.

‎Ia menyebut masih ada sebagian warga yang meragukan kemampuannya memimpin lingkungan.

‎“Karena masih muda, ada yang anggap remeh. Tapi saya fokus saja jalankan program,” katanya.

‎Untuk tahun pertama kepemimpinannya, Asdi memilih fokus menjalankan program prioritas pemerintah kota sesuai yanh tercantum dalam indikator kinerja RT/RW yang telah ditetapkan. 

‎Ia mengatakan persoalan sampah saat ini menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Makassar sehingga dirinya ingin lebih dulu memaksimalkan program tersebut di lingkungannya.

‎Di RW 01 sendiri, kata Asdi, saat ini sudah terdapat dua unit bank sampah. 

‎Dua unit Bank sampah tersebut saat ini telah beroperasi. 

‎Dalam memaksimalkan Bank sampah tersebut, ia terus mendorong pemilahan dan inisiatif warga membawa sampahnya ke Bank sampah. 

‎"Mengubah kebiasaan pilah sampah itu berat, karna sudah mengakar di warga kebiasaan lama mencampur sampah," ucapnya. 

‎Selain itu, terdapat pula kegiatan urban farming di wilayahnya. Urban farming tersebut ia lanjutkan dari kepengurusan RT sebelumnya. 

‎Menurut Asdi, urban farming tersebut sempat tidak aktif sebelum akhirnya kembali dikelola sejak dirinya menjabat.

‎“Sekarang sudah mulai aktif lagi. Tanamannya juga sudah lengkap, ada sayuran, tanaman obat, dan bunga,” ujarnya.

‎Ia juga rutin menggelar kerja bakti setiap akhir pekan dengan menyesuaikan waktu luang warga.

‎Asdi sengaja memilih hari Sabtu dan Minggu karena sebagian besar warga bekerja pada hari kerja.

‎“Yang penting kegiatan jalan dan warga bisa ikut,” katanya.

‎Saat ini, wilayah RT 05 RW 01 yang dipimpinnya memiliki 73 kepala keluarga dengan 54 rumah. 

‎Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa dan Ketua RT, Asdi mengaku tetap menikmati proses pengabdiannya di lingkungan.

‎Ia mengaku memiliki kepuasan tersendiri ketika bisa membantu warga.

‎“Ada satu kalimat yang saya pegang sampai sekarang. Bumi ini dipenuhi orang-orang baik. Kalau kita tidak menemukannya, maka jadilah salah satunya,” tuturnya. 

Profil

Nama: Muhammad Asdi Arfan
‎Jabatan: Ketua RT 05 RW 01 Kelurahan Karunrung
‎Tempat Tanggal Lahir: Makassar, 27 Juni 2003
Alamat: Jalan Karunrung Raya No.11
Pendidikan: S1 Fakultas Teknik Unismuh Makassar 
Pekerjaan: Ketua RT
Hobi: Berenang 
Jumlah penduduk: 73 KK

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved