Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Modus Loker Palsu di FB, Kronologi Mahasiswi Disekap dan Dirudapaksa di Makassar

Korban ditinggal kabur oleh pelaku dalam kondisi trauma berat dan tangan terikat tali

Tayang:
Editor: Ari Maryadi

Ringkasan Berita:
  • Penyelamatan korban bermula dari kecurigaan pemilik rumah kontrakan
  • Pelaku berinisial FR (30) diketahui sengaja menyewa rumah komersil tersebut hanya untuk jangka pendek, 3 hari sejak Jumat hingga Minggu
  • Korban disekap dan dirudapaksa

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Niat hati ingin mencari penghasilan tambahan, seorang mahasiswi di Kota Makassar berinisial MR (20) justru menjadi korban penyekapan dan penganiayaan sadis.

Korban disekap di dalam sebuah rumah kontrakan mewah kawasan Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, setelah tergiur lowongan kerja (loker) palsu dari media sosial Facebook.

Peristiwa pilu ini terkuak pada Minggu (10/5/2026) setelah korban ditinggal kabur oleh pelaku dalam kondisi trauma berat dan tangan terikat tali.

Ditemukan Terikat Saat Pemilik Rumah Ketok Pintu

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, membeberkan penyelamatan korban bermula dari kecurigaan pemilik rumah kontrakan.

Pelaku berinisial FR (30) diketahui sengaja menyewa rumah komersil tersebut hanya untuk jangka pendek, yakni selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu.

"Saat masa sewa habis pada hari Minggu, pemilik kontrakan datang untuk mengecek rumah dan mengetok-ngetok pintu. Tiba-tiba, muncullah korban dari dalam rumah dengan kondisi tangan masih terikat," ungkap Iptu Abdul Latif saat ditemui tim Saksi Kata di Jalan Kumala.

Warga dan pemilik rumah yang kaget langsung melaporkan temuan tersebut ke Mapolsek Tamalate.

Polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban.

Namun pelaku FR sudah lebih dulu melarikan diri dari TKP.

Terjebak Skenario Loker Lowongan Kerja

Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap korban, Iptu Abdul Latif menjelaskan MR awalnya berniat melamar pekerjaan yang diiklankan di grup lowongan kerja Facebook.

Di sana, pelaku memasang informasi lowongan kerja sebagai pengasuh anak (baby sitter).

Setelah korban mengirimkan berkas lamaran secara daring, pelaku langsung menyatakan korban lolos seleksi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved