Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Beli Pertalite Per 1 Juli? Ini Penjelasan Pertamina
Ia juga menegaskan pemerintah belum mengeluarkan aturan mengenai pembatasan Pertalite untuk kendaraan tertentu.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar mengenai pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite kembali menjadi perbincangan di media sosial.
Informasi yang beredar menyebut kendaraan tertentu, terutama mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc, tidak lagi bisa membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026.
Isu tersebut pun viral dan memicu beragam reaksi masyarakat.
Menanggapi hal itu, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan informasi tersebut tidak benar.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, memastikan hingga kini belum ada kebijakan pemerintah maupun regulator terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan atau kapasitas mesin.
“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar. Sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,” ujar Roberth dalam keterangannya.
Ia juga menegaskan pemerintah belum mengeluarkan aturan mengenai pembatasan Pertalite untuk kendaraan tertentu.
Menurutnya, distribusi Pertalite saat ini masih berjalan seperti biasa tanpa perubahan kebijakan.
“Kami tegaskan kembali, sampai saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek maupun kapasitas mesin kendaraan,” katanya.
Viral daftar mobil dilarang isi Pertalite
Isu pembatasan Pertalite 1 Juni hoax itu bermula dari unggahan media sosial yang mengklaim mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak lagi bisa membeli Pertalite mulai awal Juni 2026.
Narasi yang beredar juga menyertakan daftar puluhan model kendaraan dari berbagai kategori, mulai dari sport utility vehicle (SUV), sedan, low multi purpose vehicle (low MPV), hingga medium multi purpose vehicle (medium MPV).
Beberapa model yang dicantumkan antara lain Mitsubishi Xpander, Toyota Rush, Hyundai Creta, Daihatsu Terios, Toyota Vios, Wuling Confero S, Mercedes-Benz A 200, hingga berbagai model kendaraan lain.
Narasi tersebut langsung memicu beragam respons warganet. Sebagian mempertanyakan kebenarannya karena isu pembatasan pembelian BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan sebelumnya juga pernah menjadi perbincangan publik.
Pertamina tunggu kebijakan resmi pemerintah
| Profil KH. D. Zawawi Imron, Sastrawan Nasional Khatib Sholat Iduladha 1447 H di Masjid Raya Makassar |
|
|---|
| Warga Makassar Waspada Preeklampsia, Penyebab Utama Kematian Ibu dan Bayi |
|
|---|
| Mantap Pak RT! Muhajir Turun Tangan Kawal Pengangkutan Sampah Demi Kenyamanan Warga |
|
|---|
| Daftar Klub Peserta Super League Musim Depan, PSM Makassar Lawan Klub Presiden, Jaksa, hingga Polri |
|
|---|
| GMTD Serahkan PSU Seluas 12,3 Hektare ke Pemkot Makassar, Munafri Arifuddin: Dukung Kenyamanan Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ramai-isu-pembelian-pertalite-dibatasi-Mobil-di-atas-1400-cc.jpg)