Pabrik Kosmetik Ilegal Rumahan Digrebek di Panakkukang Makassar
Dalam penindakan itu, barang bukti yang disita terdiri dari delapan item produk yang sudah jadi dengan total 7.029 pcs.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
"(Jadi) Produknya ini dicampur antara produk yang legal yang sudah terdaftar di Badan POM dengan produk yang ilegal, yang tidak ada izin Badan POM-nya, yang memang mengandung bahan-bahan berbahaya mulai dari Merkuri, Hidrokuinon, dan Asam Retinoat," bebernya.
Kosmetik yang mengandung bahan-bahan berbahaya seperti Merkuri, Hidrokuinon, dan Asam Retinoat lanjut Yosef, diterangkan Yosef memiliki dampak buruk bagi kesehatan.
Seperti radang, kemerahan, kulit terkelupas, kehitaman, kemudian hingga bisa memicu kanker kulit.
"Apabila masuk ke janin pada ibu hamil atau ibu menyusui itu bisa mengakibatkan kecacatan pada anak atau yang disebut dengan efek teratogenik," ucap Yosef.
"Jadi tentunya, jangan mudah tergoda oleh klaim 'putih instan'. Yang penting, apa pun warna kulit kita, yang paling utama adalah sehat," imbuhnya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, mengaku akan terus meningkatkan kordinasi dengan BBPOM dalam menindak praktik penjualan kosmetik berbahaya.
"Jadi, kami menyampaikan di sini bahwa kami bersama dengan Balai POM akan melakukan penegakan hukum terkait masalah barang-barang ilegal berupa kosmetik yang berada di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan," tegas Andri Ananta Yudhistira.
Ia mengaku tak segan menindak setiap pelaku, baik dari dalam Sulsel maupun dari luar daerah yang mamasok masuk ke wilayah hukum Polda Sulsel.
"Artinya, kita menjaga masyarakat kita, bukan hanya masyarakat Sulawesi Selatan secara umum, tetapi juga masyarakat Indonesia," ujar Andri.
"Jadi, kita ingin menuntaskan, ketika kita melakukan pengungkapan, dari hulu sampai dengan hilirnya," tuturnya.(*)
| Makassar Perluas Layanan Administrasi Hingga Tingkat Kelurahan |
|
|---|
| Israel Bebaskan 2 Relawan dari Sulsel Andi Angga Prasadewa dan Asad Aras Muhammad |
|
|---|
| Timwas Haji Usul Layanan Makkah Route Diperluas |
|
|---|
| Madura United Harga Mati 3 Poin! PSM Makassar Ingin 'Happy Ending' Tutup Liga 1 di Bangkalan |
|
|---|
| Daftar 7 Kecelakaan Fatal Malam di Poros Pangkep, Jalan Berlubang dan Lampu Jalan jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260521-Penggrebekan-Pabrik-Kosmetik.jpg)