Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkot Makassar Turunkan 100 Petugas Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Adapun petugas terdiri dari bidang peternakan dan keswan dinas, Persatuan Dokter Hewan Indonesia, serta mahasiswa dari berbagai universitas. 

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Siti Aminah
 PEMERIKSAAN HEWAN - Pelepasan Tim Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di Ballroom Makassar Government Center (MGC), Jl Slamet Riyadi, Selasa (19/5/2026).Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar menurunkan sekitar 100 petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar menurunkan 100 petugas meemeriksa hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Kegiatan dilaksanakan 20 hingga 28 Mei 2026 diseluruh wilayah Kota Makassar.

“Mulai besok kami turunkan personel memeriksa hewan kurban,” ujar kepala Bidang Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Mirdayanti, usai Pelepasan Tim Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di Ballroom Makassar Government Center (MGC), Jl Slamet Riyadi, Selasa (19/5/2026).

Adapun petugas terdiri dari bidang peternakan dan keswan dinas, Persatuan Dokter Hewan Indonesia, serta mahasiswa dari berbagai universitas. 

Keterlibatan akademisi berasal dari Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Bosowa, serta Fakultas Vokasi Unhas.

Selain itu, tim penyuluh dari Kementerian Pertanian wilayah Makassar juga ikut dilibatkan.

Petugas akan bekerja selama sembilan hari, mulai 20 Mei hingga 28 Mei 2026.

Baca juga: Harga Bawang Merah dan Cabai Naik Jelang Idul Adha di Sidrap

“Rencana turun besok sampai tanggal 28, dan bertugas hingga satu hari setelah Idul Kurban,” ujarnya.

Tim dibagi menjadi lima kelompok untuk menjangkau seluruh kecamatan di Makassar.

Tim pertama bertugas di Manggala dan Panakkukang, kemudian tim lainnya di Rappocini, Mamajang, Mariso, Tamalanrea, Biringkanaya, hingga kawasan pesisir. 

Selain itu, satu tim khusus disiapkan untuk pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yakni sebelum dan setelah penyembelihan.

“Untuk sebelum penyembelihan, kami lakukan pemeriksaan fisik seperti umur, kondisi tubuh, dan memastikan tidak ada penyakit,” ujarnya.

Hewan kurban harus memenuhi syarat usia minimal.

Sapi minimal berusia dua tahun, sementara kambing minimal satu tahun. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved