Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Amirul Hajj RI Mulai Petakan Potensi Ekonomi Haji, Dahnil: Harus Berdampak untuk Umat

Pemerintah kini mulai serius memetakan potensi besar ekonomi haji sebagai bagian dari penguatan ekosistem umat.

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PERHATIAN PRESIDEN - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak saat tiba bersama rombongan pertama Tim Amirul Hajj Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, Senin (18/5/2026). Menurut Dahnil, Presiden memberi perhatian khusus terhadap pengembangan ekonomi haji agar manfaat penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya dirasakan saat musim haji berlangsung, tetapi juga mampu memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Indonesia. (MCH 2026) 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH — Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tak lagi hanya difokuskan pada pelayanan dan ritual ibadah semata. 

Pemerintah kini mulai serius memetakan potensi besar ekonomi haji sebagai bagian dari penguatan ekosistem umat.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak saat tiba bersama rombongan pertama Tim Amirul Hajj Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, Senin (18/5/2026).

Menurut Dahnil, Presiden memberi perhatian khusus terhadap pengembangan ekonomi haji agar manfaat penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya dirasakan saat musim haji berlangsung, tetapi juga mampu memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Indonesia.

“Kami punya fungsi pengembangan ekosistem ekonomi haji. Karena itu ada beberapa tokoh yang memang kami minta fokus untuk mempelajari potensi-potensi ekonomi haji,” ujar Dahnil.

Ia menjelaskan, Tim Amirul Hajj tahun ini tidak hanya diisi unsur pemerintah dan pengawas pelayanan, tetapi juga melibatkan tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kapasitas dalam pengembangan ekonomi dan jejaring investasi umat.

Beberapa nama yang disebut Dahnil di antaranya pengusaha sekaligus tokoh masyarakat Yusuf Hamka serta sejumlah akademisi yang ditugaskan memberi rekomendasi strategis terkait pengembangan ekonomi haji Indonesia di masa mendatang.

“Mereka akan memberikan saran-saran pengembangan ekonomi di masa yang akan datang,” katanya.

Menurut Dahnil, potensi ekonomi haji Indonesia sangat besar mengingat jumlah jemaah Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Karena itu, pemerintah ingin memastikan perputaran ekonomi dari penyelenggaraan haji dapat memberi manfaat lebih luas bagi bangsa.

Pengembangan ekosistem ekonomi haji tersebut nantinya mencakup berbagai sektor, mulai dari transportasi, konsumsi, akomodasi, layanan kesehatan, hingga peluang investasi dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Arab Saudi.

Selain itu, kehadiran Tim Amirul Hajj juga menjadi bagian dari diplomasi Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam memperkuat kerja sama penyelenggaraan ibadah haji.

“Amirul Hajj itu representasi negara untuk melakukan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi sebagai host penyelenggaraan haji,” ujarnya.

Dahnil menambahkan, penguatan ekonomi haji diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan jemaah.

Pemerintah, kata dia, ingin memastikan haji Indonesia bukan hanya sukses secara ibadah, tetapi juga memberi nilai strategis bagi pengembangan ekonomi umat di masa depan.  (hasim arfah/mch 2026)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved