SAKSI KATA
Game Online Pintu Masuk Paham Radikal, 5 Anak di Makassar Terpapar
Penyebaran paham radikal kini mulai menyasar anak-anak di Kota Makassar. Media sosial dan game online menjadi pintu masuk penyebaran paham tersebut.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM - Penyebaran paham radikal kini mulai menyasar anak-anak di Kota Makassar.
Media sosial dan game online menjadi pintu masuk penyebaran paham tersebut.
Sedikitnya lima anak Makassar terdeteksi terpapar pemahaman ekstrem dan radikal.
Kasus tersebut terungkap melalui pendampingan DPPA bersama Densus 88 Antiteror.
Kepala DPPA Makassar, Ita Isdiana Anwar, membenarkan temuan tersebut.
Penanganan dilakukan sejak tahun lalu secara tertutup dan bertahap.
Mayoritas anak yang terpapar masih berstatus pelajar SMP.
Mereka dikenal memiliki kemampuan akademik cukup baik di sekolah.
Sebagian bahkan termasuk anak berprestasi di lingkungan pendidikannya.
Anak-anak tersebut berasal dari keluarga ekonomi menengah ke atas.
Namun, mereka dikenal memiliki kepribadian yang tertutup.
Aktivitas sehari-hari lebih banyak dihabiskan bersama gadget dan laptop.
Mereka jarang berinteraksi aktif dengan lingkungan sekitar rumahnya.
"Mereka masuk grup lewat media sosial atau game online," ujar Ita.
Menurutnya, penyebaran dilakukan secara perlahan melalui aktivitas digital.
| Ikon Haji 2026, Nenek Jumriah: Saya Suka di Sini, Tenang Sekali |
|
|---|
| SAKSI KATA: 'Sesak Dada Saya Dengar Kabar Itu', Kisah Haru Tetangga Kenang Andi Megawati |
|
|---|
| Imam As Salam Palopo Dikeroyok di Masjid, Ahmad: Saya Ingin Mereka Tertib! |
|
|---|
| Perilaku Mabuk Berujung Maut, Safar Gelap Mata Tebas Istri dan Bunuh Kakak Sepupunya |
|
|---|
| Kisah Pilu Petani di Bone, Pikul Gabah Lawan Arus Sungai karena Tak Ada Jembatan |
|
|---|