Disdik Makassar Buka Layanan Aduan Sambut SPMB 2026
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, mengatakan masa simulasi dimanfaatkan untuk menyempurnakan aspek teknis
“Secara sistem, itu kita bisa minimalisir, tapi di luar sistem itu di luar kemampuan kita,” ujar Achi.
Karena itu, penguatan pengawasan difokuskan pada aspek yang bisa dikendalikan secara teknis melalui sistem.
Dalam skema baru, seluruh proses pendaftaran hingga verifikasi dapat dipantau secara real time oleh pihak internal.
Data yang masuk akan menampilkan jumlah pendaftar, jumlah diterima, hingga persentase proses yang telah berjalan.
“Jadi kayak kita bisa lihat total pendaftarnya itu berapa, terus penerimaan itu berapa, sudah berapa persen,” jelasnya.
Tak hanya itu, durasi pengerjaan setiap berkas juga ikut tercatat dalam sistem.
Hal ini memungkinkan tim untuk segera mengetahui jika terjadi keterlambatan dalam proses verifikasi.
“Jadi kita bisa evaluasi langsung operator kalau misalkan kenapa bisa lama beberapa file ini,” katanya.
Jika ditemukan kendala, tim dapat langsung mengidentifikasi penyebab dan memberikan solusi saat proses masih berlangsung.
Pengawasan ini menjadi penting terutama menjelang penutupan pendaftaran.
Pasalnya, masih adanya berkas yang belum diverifikasi berpotensi menimbulkan masalah saat pengumuman.
“Yang terverifikasi ada 78 persen, misalkan masih ada 20 persen yang belum, itu kita bisa langsung evaluasi operator,” ungkapnya.
Dengan sistem baru, kondisi tersebut dapat langsung terdeteksi dan ditindaklanjuti.
Evaluasi terhadap operator dilakukan secara cepat agar seluruh berkas dapat diselesaikan tepat waktu.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, kini seluruh aktivitas telah tercatat secara detail dalam sistem.
| Cegah Calo, SPMB 2026 Makassar Andalkan Monitoring Digital Real Time |
|
|---|
| Mirip Sungai, Pertigaan Jl AP Pettarani-Jl Yusuf Daeng Ngawing Makassar Tergenang |
|
|---|
| Eks Pemain PSM Makassar Rela Turun Kasta? Persipura Incar Duo Sayuri Usai Gagal Promosi ke Liga 1 |
|
|---|
| Cerita Kamaria, Penjual Sayur Keliling Naik Haji Hasil Menabung Rp50 Ribu per Hari Selama 13 Tahun |
|
|---|
| 149 Jamaah Haji Tinggalkan Bulukumba Menuju Makassar, Gunakan 5 Bus dan 3 Ambulans |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260518-Andi-Gita-Namira-Patigana.jpg)