Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Disdik Makassar Buka Layanan Aduan Sambut SPMB 2026

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, mengatakan masa simulasi dimanfaatkan untuk menyempurnakan aspek teknis

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Siti Aminah
SPMB 2026 - Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman (kanan) Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana menjelaskan terkait teknis SPMB 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Jl Ap Pettarani, Sabtu (16/5/2026). Sejumlah pembenahan dilakukan untuk memastikan proses berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel. 

Ringkasan Berita:
  • Masa simulasi SPMB diperpanjang hingga 21 Mei 2026
  • Sementara pendaftaran dijadwalkan mulai 2 Juni 2026
  • Disdik dan tim IT Dinas Kominfo akan memperkuat sistem pengawasan berbasis digital

 

TRIBUN.TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Sejumlah pembenahan dilakukan untuk memastikan proses berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Perbaikan tersebut mencakup pemisahan server, penguatan sistem digital, serta pembukaan kanal aduan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, mengatakan masa simulasi dimanfaatkan untuk menyempurnakan aspek teknis.

“Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan sistem yang transparan dan akuntabel,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Salah satu pembaruan adalah penyederhanaan login menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Selain itu, integrasi data sekolah dengan Kementerian Pendidikan juga dilakukan secara otomatis.

Disdik juga membuka kanal layanan aduan, termasuk melalui grup Telegram resmi.

“Lontara+ menjadi solusi atas berbagai kekurangan pada pelaksanaan tahun sebelumnya,” tambah Achi.

Masa simulasi SPMB diperpanjang hingga 21 Mei 2026.

Sementara pendaftaran dijadwalkan mulai 2 Juni 2026.

Disdik dan tim IT Dinas Kominfo akan memperkuat sistem pengawasan berbasis digital

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kecurangan, termasuk praktik percaloan yang kerap menjadi sorotan setiap tahun.

Meski sistem telah diperbaiki, Achi mengakui bahwa celah di luar sistem masih menjadi tantangan tersendiri.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved