Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waspada Teror, Driver Ojol di Makassar Dibusur Panah di Siang Bolong

Dalam rekaman video yang beredar, tampak driver ojol itu terkena anak panah busur di bagian pinggang

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Kloase tangkapan layar driver Maxim terkena anak panah busur di Jembatan Puri arah Jl Letjen Hertasning, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/5/2026) siang. Korban dirawat di RSUD Daya. 
Ringkasan Berita:
  • Teror busur mencekam di Kota Makassar
  • Terbaru driver ojek online kena busur saat berkendara di sekitar Jembatan Puri arah Jl Letjen Hertasning, Kecamatan Manggala
  • Dalam rekaman video yang beredar, tampak driver ojol itu terkena anak panah busur di bagian pinggang

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang driver ojek online di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipanah di siang bolong.

Aksi dibusur panah itu terjadi di sekitar Jembatan Puri arah Jl Letjen Hertasning, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/5/2026) siang.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak driver ojol itu terkena anak panah busur di bagian pinggang.

Ia tetap melanjutkan perjalanan mengendarai motor Jupiter MX meski, anak panah masih tertancap di pinggangnya.

Bahkan, sang driver yang belum diketahui identitasnya itu sempat melempar senyum ke arah pengendara lain.

"Anak Maxim dibusur, anak Maxim. Di sini di jembatan Puri," ucap perekaman kejadian itu.

Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

Ia mengaku, Tim Reskrim Polsek Manggala telah tiba di lokasi untuk mencari pelaku.

"Anggota di lokasi lagi mencari pelaku dipimpin kanit Reskrim," kata Semuel melalui pesan WhatsApp.

Saat ini, lanjut Semuel, korban telah mendapat perawatan medis di rumah sakit.

"Korban dirawat di RSUD Daya. Mudah-mudahan pelaku cepat didapat," jelas mantan KBO Lantas Polrestabes Makassar.

Di sisi lain, juga beredar video sejumlah remaja yang diamankan di sekitar lokasi.

Aksi penangkapan polisi di sekitar lokasi itu cukup menyita perhatian warga.

Data sementara diperoleh, ada enam orang yang diamankan di lokasi.

Lima diantaranya anak di bawah umur berusia 13-17 tahun. Hanya satu pemuda berinisial AD berumur 27 tahun.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan akan menindak tegas para pelaku geng motor.

Khususnya mereka yang mengancam keselamatan warga ataupun petugas.

"Kalau memang pelaku kejahatan itu sudah mengancam nyawa masyarakat, perintah saya tembak," tegas Arya saat konferensi pers, Selasa (12/5/2026).

"Ada polisi di situ, mengancam nyawa masyarakat di situ bawa parang dan sebagainya, tembak di tempat," tegasnya lagi.

Pada kesempatan itu, terdapat 38 pelaku kejahatan yang ditangkap dalam sepekan terakhir.

Mereka terdiri dari pelaku pencurian emas, motor dan juga geng motor.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved