Korupsi Nanas
Eks PJ Gubernur Sulsel: Saya Tidak Pernah Menerima Apapun, Termasuk Uang Korupsi
Pantauan tribun, Bahtiar hadir menumpangi mobil Hilux dobel kabin milik Kejati Sulsel.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Eks PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin kembali menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/5/2026) siang.
Ia diperiksa sebagai tersangka dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 Milliar pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHBun) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun anggaran 2024.
Pantauan tribun, Bahtiar hadir menumpangi mobil Hilux dobel kabin milik Kejati Sulsel.
Ia tiba di basement kantor sembilan lantai ini, dengan dikawal petugas kejaksaan.
Bahtiar keluar dari dalam mobil dengan tangan terborgol dan mengenakan rompi ping bertuliskan "Tahanan Tipikor".
Sebelum ke ruang pemeriksaan, Bahtiar Baharuddin sempat memberikan keterangan kepada awak media.
Dalam keterangannya, pejabat eselon I Kemendagri ini, mengatakan, membahas kasus yang dialamatkan ke dirinya.
Bahtiar Baharuddin mengaku tersangkut kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas ini, saat menjalankan tugas oleh Presiden yang saat itu dijabat Joko Widodo.
"Kasus ini adalah ketika saya ditugaskan oleh presiden melalui Melalui Dalam Negeri sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan," kata Bahtiar.
"Tugas saya hanya menjalankan tugas, apalagi waktu itu masa transisi pemerintahan," tambahnya.
Selama dua bulan ditahan di Lapas Maros, Bahtiar Baharuddin mengaku baru menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
Dalam pemeriksaan itu, kata dia, penyidik melakukan konfrontir antara dirinya dengan tersangka lain.
"Perkembangannya, setelah dua bulan saya ditahan, baru kemarin dilakukan pemeriksaan," ujar Bahtiar.
"Dan kemarin dilakukan konfrontir dengan saudara PPK UP, kemudian saudara HS, kemudian saudara penyedia RE. Alhamdulillah hasil konfrontir semuanya clear, tidak ada hubungan dengan saya," tambahnya.
Selain itu, lanjut Bahtiar, dirinya juga mengaku telah meminta ke penyidik agar dilakukan konfrontir dengan pihak yang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Eks-PJ-Gubernur-Sulsel-Bahtiar-Baharuddin-2026-66.jpg)