Harga Aspal Naik
Harga Aspal Naik Tajam, DPRD Sulsel Khawatir 6 Proyek Multi Years Molor
Menurutnya, hampir seluruh wilayah di Indonesia merasakan dampak yang sama akibat kenaikan harga material.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ansar
Meski progresnya masih berjalan sesuai target awal, Sadar mengingatkan adanya potensi keterlambatan jika kondisi harga material terus bergejolak.
“Hari ini progresnya masih sesuai rencana, belum ada yang melebihi 50 persen. Tapi kita lihat ke depan, apakah tetap bisa berjalan sesuai konsep awal atau tidak,” katanya.
Ia menambahkan, potensi penyesuaian harga atau eskalasi biaya masih bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.
Jika kondisi kenaikan harga ini ditetapkan sebagai bagian dari situasi darurat atau bencana nasional, maka pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi harga satuan proyek.
“Kalau nanti ditetapkan sebagai bencana nasional, tentu ada ruang untuk eskalasi harga. Itu yang akan jadi dasar penyesuaian di daerah,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan akan tetap mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai spesifikasi.
Pihaknya meminta kontraktor tetap menyelesaikan pekerjaan tanpa mengurangi kualitas, volume, maupun waktu pengerjaan.
“Kami minta semua pihak tetap bekerja sesuai spek. Jangan sampai kualitas turun hanya karena ada kenaikan harga,” tegasnya.
Bendahara Partai Nasdem Sulsel itu juga mengingatkan Pemprov Sulsel untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap harga satuan pekerjaan.
Langkah ini dinilai penting agar proyek infrastruktur tetap berjalan optimal tanpa melanggar ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, diketahui harga aspal di Sulawesi Selatan saat ini telah menembus angka di atas Rp10 juta per metrik ton.
Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan berpotensi mengganggu perencanaan pembangunan jalan jika tidak segera diantisipasi.
Dengan kondisi tersebut, Sadar berharap ada langkah cepat dari pemerintah pusat maupun daerah agar proyek strategis tetap berjalan dan kebutuhan infrastruktur masyarakat tidak terganggu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Muhammad-Sadar-khawatir-kenaikan-aspal-bisa-sebabkan-molornya-proyek-Pemprov.jpg)