Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makassar Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia

Kota Makassar bersanding dengan kota besar lain seperti Semarang, Bekasi, Surabaya, Jakarta, Bandung, Bogor, Medan, Palembang, dan Batam.

Tayang:
Tribun-timur.com
KOTA TOLERAN - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (50). Kota Daeng kini masuk 10 besar kota berpenduduk besar paling toleran di Indonesia. Capaian ini dirilis Setara Institute melalui Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang diluncurkan di Jakarta, Rabu (22/4/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lompatan besar ditorehkan Kota Makassar dalam hal toleransi.

Kota Daeng kini masuk 10 besar kota berpenduduk besar paling toleran di Indonesia.

Capaian ini dirilis Setara Institute melalui Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang diluncurkan di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Kota Anging Mammiri dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kehidupan toleransi melalui kebijakan dan aksi nyata pemerintah kota.

Dalam daftar, Rotterdam van Celebes bersanding dengan kota besar lain seperti Semarang, Bekasi, Surabaya, Jakarta, Bandung, Bogor, Medan, Palembang, dan Batam.

Baca juga: FKUB Makassar Nilai Kebijakan Munafri Arifuddin sebagai Contoh Efisiensi Daerah

Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Ismail Hasani, menjelaskan bahwa studi IKT telah dilakukan sejak 2015.

Pengukuran ini bertujuan melihat praktik terbaik yang dilakukan pemerintah dan masyarakat dalam membangun toleransi, inklusivitas, dan tata kebhinekaan di tingkat kota.

Sebanyak 98 kota di Indonesia menjadi objek kajian dalam indeks tersebut.

Khusus kategori kota dengan jumlah penduduk di atas satu juta jiwa, Makassar mencatat lonjakan peringkat yang signifikan.

Pada 2024, Makassar masih berada di posisi ke-52.

Namun pada 2025, peringkatnya melonjak tajam ke posisi ke-9.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar, Fathur Rahim, menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif.

Peningkatan peringkat tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang dan keterlibatan berbagai pihak.

"Ini lahir dari kerja nyata pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder," ujarnya.

Capaian ini juga memperkuat prestasi sebelumnya diraih Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar melalui Harmony Award 2025.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved