Perjalanan Wisata di Sulsel Diprediksi Melonjak Efek Banyaknya Hari Libur
Terutama pada destinasi unggulan di Sulsel seperti Malino, Bira, Toraja, Bantimurung, dan Rammang-rammang.
Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PERGERAKAN PARIWISATA - Ketua GIPI Sulsel, Suhardi (kiri) dan Ketua Asita Sulsel, Didi Leonardo Manaba (kanan). Asosiasi pariwisata di Sulsel menilai banyaknya hari libur pada Mei 2026 akan mendongkrak pergerakan pariwisata di Sulsel.
“Tanggal merah merupakan tantangan bagi para pengusaha travel untuk lebih gencar dalam mempromosikan paket-paket wisata yang mereka tawarkan,” kata Didi.
Ia menambahkan, momentum ini dapat dimanfaatkan wisatawan untuk merencanakan perjalanan sejak dini.
Termasuk mencari tiket transportasi dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ini bisa menjadi opsi bagi wisatawan untuk mempersiapkan perjalanannya, khususnya dalam mencari tiket pesawat yang lebih murah,” jelas Didi. (*)
Baca Juga
| Makassar Masuk Daftar 10 Besar Kota Toleran di Indonesia |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Sulsel Diprediksi Anjlok pada Mei 2026 |
|
|---|
| Lawan Bhayangkara FC Tanpa Penonton, Suporter Bakar Semangat Pemain PSM Makassar di Mess Klub |
|
|---|
| Dosen UMI Tembus Forum Internasional, Angkat Riset Tanaman Sulawesi untuk Obat Diabetes |
|
|---|
| Lombok Kuning Simpati, Dari Meja Bakmi Keluarga Menuju Pasar Dunia Melalui Sentuhan Rumah BUMN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PERGERAKAN-PARIWISATA-Ketua-GIPI-Sulsel-Suhardi-kiri.jpg)