Wawancara Khusus
Husniah dan Nirawati Tegaskan Perempuan Tetap Rasional di Dunia Politik
Talkshow Makkunrai 2026 ini rangkaian peringatan Hari Kartini. Andi Nirawati tampil bersama Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Karena jamannya sekarang kita harus bersaing.
Apalagi perempuan sekarang sudah mulai bebas dan sudah mulai cerdas.
Nirawati: Kalau kita memandang dari sesuatu yang lebih spesial atau yang lebih khusus adalah saya sebagai pemimpin di kaukus ini diberi tanggung jawab yang lebih luas.
Dalam satu tahun terakhir ini kaukus belum efektif karena kami sendiri belum raker sebab terpotong kemarin dari masa pelantikan pusat sehingga kami mengalami keterlambatan.
Jadi efektifnya Kaukus baru dua tiga bulan belakangan ini.
Insya Allah ke depan rencana kerja fokus pada memberdayakan perempuan.
Momen kartini ini memang sangat spesial bahkan sampai kaukus parlemen perempuan sendiri tidak punya kesempatan untuk membuat eventnya sendiri.
Tetapi karena begitu tingginya permintaan untuk kita sharing, jadi momen-momen ini kami memang harus lebih banyak fokus untuk memotivasi kaum perempuan agar bisa lebih tertarik menghadapi perpolitikan dan lebih kuat menyelesaikan atau menghadapi tantangan perempuan dalam berpolitik.
Bagaimana Ibu menanggapi anggapan bahwa perempuan kurang rasional dalam politik?
Husniah: Perempuan tidak hanya mengandalkan logika, tetapi juga melibatkan perasaan atau hati dalam berpikir dan mengambil keputusan.
Justru dengan memadukan keduanya, perempuan menghasilkan pemikiran lebih matang, tepat, dan menyeluruh, karena mempertimbangkan berbagai aspek dari tingkat atas hingga ke lapisan masyarakat paling kecil.
Inilah salah satu kelebihan perempuan: kepekaan yang sering dianggap “baper” sebenarnya dapat menjadi kekuatan dalam konteks pemerintahan, bukan sebagai kelemahan, melainkan sebagai nilai positif yang menghadirkan kebijakan yang lebih empatik dan berpihak pada kepentingan bersama.
Apa makna politik yang ideal di mata Ibu?
Nirawati: Menurut saya, politik sebenarnya hadir di mana-mana karena jika dimaknai secara luas, hampir seluruh lini kehidupan mengandung unsur politik.
Bahkan dalam kehidupan rumah tangga pun, kita membutuhkan strategi yang bisa disebut sebagai bentuk politik, misalnya bagaimana sepasang suami istri menyusun langkah bersama untuk mencapai tujuan hidup mereka.
| Rachmatika Dewi: Makkunrai Kuasai Nilai Bisnis Rp2.279 Triliun |
|
|---|
| Jangan Panik! Stok BBM dan LPG di Sulsel Aman |
|
|---|
| Kisah Prof Adlin Sila Bimbing Mischka Aoki Menembus Jurnal Scopus Dunia |
|
|---|
| Athirah Kembangkan Soft Skill Siswa Lewat Kurikulum Terintegrasi |
|
|---|
| 57 Siswa Athirah Lulus ke Kampus Impian, 20 Diterima di UI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260424-Andi-Nirawati-DPRD-Sulsel.jpg)