Wawancara Khusus
Rachmatika Dewi: Makkunrai Kuasai Nilai Bisnis Rp2.279 Triliun
Dominasi perempuan di sektor UMKM merupakan kekuatan besar selama ini kerap luput dari perhatian.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Abdul Azis Alimuddin
“Perempuan pengusaha cenderung memberikan kesempatan bagi perempuan lain untuk bekerja. Inilah kekuatan kita,” katanya.
Ia juga menyoroti besarnya kontribusi ekonomi dari bisnis yang dikelola perempuan yang nilainya mencapai Rp2.279 triliun.
“Nilai bisnis yang dikelola perempuan saat ini mencapai Rp2.279 triliun. Ini kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian negara,” jelasnya.
Berikut petikan wawancaranya:
Peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan ekonomi?
Cicu: Nilai bisnis yang dikelola perempuan saat ini mencapai kurang lebih sebesar dua ribu dua ratus tujuh puluh sembilan ribu triliun.
Ini besar sekali kontribusi perempuan untuk perekonomian negara kita.
Ini menurut data dari Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM.
Sebagai pemilik UMKM yang juga seorang perempuan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk mempekerjakan perempuan kembali sebagai karyawannya.
Bagaimana kebijakan pemerintah dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi perempuan?
Dian: Pegadaian mendorong perempuan untuk berdaya dalam konteks pemberdayaan perempuan.
Kami mengajarkan para perempuan bagaimana mengelola keuangan itu dengan baik.
Dan untuk pemberdayaannya kami menawarkan modal.
Kami hadir di pegadaian ada dana namanya KUR itu tanpa jaminan. 0,14 persen (murah sekali).
Karena hal itu merupakan bantuan dari pemerintah.