Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SPPG Unhas

Proyek MBG Masuk Kampus, SPPG Unhas Diresmikan Menteri hingga Kepala BGN

Dadan Hindayana dan Prof Brian Yuliarto datang bersama Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa keliling memantau aktivitas SPPG

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
SPPG UNHAS - Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Dadan Hindayana dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Brian Yuliarto saat meresmikan SPPG Unhas di samping Masjid Ikhtiar Kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, pada Selasa (28/4/2026) 

 “IPAL-nya sendiri juga bagus sekali dan saya kira ini akan jadi percontohan untuk yang lain,” katanya. 

SPPG Unhas dirancang berbeda dari konsep dapur pada umumnya.

Fasilitas ini disiapkan sebagai pusat integrasi riset dan layanan gizi berbasis kampus.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menegaskan SPPG ini tidak hanya memproduksi makanan bergizi bagi sekolah-sekolah, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan sumber daya internal kampus.

Seluruh proses, mulai dari penyediaan bahan baku yang berasal dari produk unggulan Unhas.

Sampai ke tahap distribusi, dirancang melibatkan para ahli gizi, dosen, dan tenaga kependidikan.

“SPPG ini kita dorong agar seluruh prosesnya berbasis pada kekuatan internal Unhas, termasuk pelibatan para ahli gizi. Kita ingin memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan jaminan pemenuhan gizi bagi masyarakat,” ujar Prof. JJ.

Dapur ini dirancang untuk menjadi ruang belajar kontekstual bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga ahli.

Nantinya terintegrasi aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terintegrasi secara langsung dengan proses produksi. 

Mahasiswa gizi, teknologi pangan, hingga ekonomi kreatif dapat terlibat dalam setiap tahapan.

Mulai dari formulasi menu, uji kualitas, hingga manajemen distribusi

 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto menegaskan kampus harus sebagai aktor dalam pelaksanaan MBG.

SPPG milik Unhas akan dikembangkan sebagai teaching factory sivitas akademika.

“SPPG ini nantinya bisa menjadi tempat praktik, penelitian, dan pengembangan lebih lanjut program MBG,” kata Prof Brian Yuliarto.

Dengan begitu, Unhas kini mulai mengoperasikan SPPG 

 


Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved