Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Respons Polda Sulsel Geng Motor Masih Bebas Beraksi di Makassar

Namun demikian, Didik mengakui kelompok geng motor tersebut kerap berpindah-pindah tempat saat beraksi.

Tribun-timur.com/Muslimin Emba
GENG MOTOR - Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto. Ia mengatakan pihak kepolisian sejauh ini telah intens melakukan patroli. 

"Iya ditarik keluar, tapi nda tauma bagaimana di luar karena nda keluar ma lihat, takut ka," katanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengaku telah melihat video penyerangan tersebut.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah para pelaku merupakan geng motor atau bukan.

"Yang viral di media sosial itu masih kita dalami, apakah pelakunya geng motor atau mau tawuran. Yang jelas termonitor dari CCTV," jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Bontoala.

"Petugas dari Polsek terdekat masih mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan," katanya.

Selain itu, penyelidik juga masih mencari tahu kondisi korban pasca kejadian.

Polisi Tingkatkan Patroli

Polisi mulai meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan di Makassar untuk menekan aksi geng motor.

Langkah ini dilakukan menyusul maraknya aksi kekerasan jalanan meresahkan masyarakat.

Seperti video viral di media sosial, memperlihatkan aksi geng motor di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Senin (20/4/2026) dini hari.

Dalam rekaman tersebut, kawanan geng motor tampak membawa senjata tajam berupa busur dan parang.

Salah satu pelaku bahkan terlihat turun dari sepeda motor dan bersiap melesatkan anak panah.

Ia mengarahkan busur ke arah seseorang saat rombongan hendak berputar di jalur U-turn.

Akibat aksi itu, sejumlah pengendara melintas memilih berhenti karena takut menjadi sasaran.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved