Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2 Anggota DPRD Makassar Soroti Isu LGBT, Minta Pengawasan Kafe dan Kajian Perda

Muslih Misbah menilai persoalan LGBT menyentuh aspek sosial dan perlindungan generasi muda

Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Siti Aminah
Legislator DPRD Makassar, Muchlis Misbah (kanan) dan Andi Hadi Ibrahim Baso (kiri) menyoroti isu LGBT dalam Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2025 dengan agenda Penyampaian Hasil Reses Kedua DPRD Kota Makassar. Agenda berlangsung di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (20/4/2026). 

Muchlis menegaskan, tidak ada ruang pembelaan jika pelanggaran ditemukan.

Selain itu, Muchlis juga mengaitkan isu LGBT dengan peningkatan kasus HIV. 

Ia menyampaikan kekhawatiran bahwa hal tersebut berdampak pada kesehatan masyarakat.

Ia bahkan menyebut kondisi ini sudah mulai masuk ke lingkungan sekolah. 

Hal ini dinilai semakin mengkhawatirkan bagi masa depan anak-anak.

Karena itu, ia meminta adanya langkah konkret dari pemerintah. 

Ia juga mengajak aparat seperti kepolisian dan TNI untuk ikut terlibat.

“Mari kita bersama-sama bagaimana LGBT kita bisa tekan di Kota Makassar,” tut

Sementara itu, legislator lainnya, Andi Hadi Ibrahim Baso, mengungkap, wacana pembentukan Perda terkait LGBT pernah dibahas sebelumnya. 

Ia mengaku pernah menyampaikan langsung hal itu kepada wali kota.

Namun, menurutnya, rencana tersebut memicu pro dan kontra di masyarakat. 

"Pro dan kontra tentang Perda itu begitu luar biasa,” keluhanya.

Meski demikian, ia menilai hal itu merupakan tantangan bagi pemerintah daerah.

Ia juga menyinggung sebuah kegiatan yang sempat direncanakan di salah satu pusat perbelanjaan. 

Kegiatan tersebut akhirnya tidak mendapat izin dan dipindahkan lokasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved