Harga Plastik Naik, Sekda : Produk Hilir Pasti Terdampak Selat Hormuz
Harga produk berbahan plastik mengalami kenaikan drastis di Kota Makassar.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh Hasim Arfah
Kenaikan harga plastik ini masih berpotensi berlanjut, seiring ketidakpastian kondisi geopolitik dan harga energi dunia.
Pelaku usaha pun diharapkan dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut.
Termasuk dengan mulai mempertimbangkan penggunaan bahan kemasan alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Di sisi lain, krisis energi ini harus diantisipasi agar tidak merambat ke krisis pangan.
Masyarakat perlu menyiapkan langkah mitigasi.
"Saya sarankan mulai tanam cabai, tomat, sawi, hidroponik," katanya.
Fadel, pengusaha UMKM minuman kopi di Kabupaten Gowa, mengatakan kenaikan harga ini cukup berpengaruh terhadap usahanya karena menambah biaya modal.
“Masih batas wajar, jadi belum kami naikkan. Kecuali semua bahan ikut naik, pasti kami naikkan,” ucapnya saat ditemui di depan toko Makassar Plastik seusai berbelanja pada Minggu (5/4/2026)
Ia mengaku belum menaikkan harga produknya, namun terus memantau harga bahan produksi.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Gelombang PHK di Barru Tidak Terkait Situasi Selat Hormuz |
|
|---|
| Disbud Makassar Inventarisasi Badik Warisan Mahir Daeng Rani |
|
|---|
| Munafri Arifuddin Soroti Fenomena Pindah KK Demi Lolos Zonasi SPMB di Makassar |
|
|---|
| PKL di Bahu Jalan Pasar Pamos Cenderawasih Ditertibkan Satpol PP |
|
|---|
| Kantor DPRD Makassar Terapkan Sistem Pilah Sampah, Wujud Nyata Dukungan Program Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260407_HARGA-NAIK_harga-naik-2026.jpg)