Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RW 3 La’latang Disiapkan Jadi Percontohan Bebas Sampah di Kecamatan Tallo

Program ini mencakup pengelolaan sampah, penataan lingkungan, pengembangan urban farming, hingga pembentukan bank sampah.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
BEBAS SAMPAH - Lurah La’latang, Kecamatan Tallo, Makassar, Rezha Suryawan saat ditemui di Kantor Lurah La'latang, Kota Makassar, beberapa waktu lalu. Rezha dukung penuh program Sampah Wali Kota Makassar. 

Munafri meminta sistem pengelolaan sampah dibuat lebih terukur dan terkontrol setiap hari.

Ia menilai masih banyak celah dalam pelaksanaan di lapangan.

Peran camat, lurah, hingga RT dan RW dinilai krusial dalam menghadirkan inovasi di wilayah masing-masing.

Ia mendorong setiap kelurahan memiliki program unggulan terkait persampahan.

Salah satu contoh adalah inisiatif di Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya.

Di wilayah tersebut, masyarakat diarahkan mengembangkan konsep kelurahan herbal.

“Seluruh masyarakat diajak menanam tanaman obat dan dikelola bersama,” ungkapnya.

Munafri kemudian menetapkan target.

Setiap kelurahan wajib memiliki minimal satu RW bebas sampah.

“Satu kelurahan, satu RW bebas sampah. Ini wajib kita lakukan,” tegasnya.

Konsep tersebut harus berbasis sistem pengelolaan terintegrasi, dari rumah tangga hingga pengangkutan akhir.

Ia juga menekankan optimalisasi TEBA (Tempat Pengolahan Sampah Berbasis Rumah Tangga).

Namun, konsep TEBA tidak boleh disalahartikan.

TEBA difungsikan sebagai tempat pengolahan kompos dari sampah organik rumah tangga.

Prosesnya dilakukan bertahap dengan penutupan menggunakan daun kering setiap hari.

“Setiap hari ditutup d

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved