Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RW 3 La’latang Disiapkan Jadi Percontohan Bebas Sampah di Kecamatan Tallo

Program ini mencakup pengelolaan sampah, penataan lingkungan, pengembangan urban farming, hingga pembentukan bank sampah.

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
BEBAS SAMPAH - Lurah La’latang, Kecamatan Tallo, Makassar, Rezha Suryawan saat ditemui di Kantor Lurah La'latang, Kota Makassar, beberapa waktu lalu. Rezha dukung penuh program Sampah Wali Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lurah La’latang, Kecamatan Tallo, Rezha Suryawan, menyiapkan satu RW sebagai percontohan wilayah bebas sampah.

Program ini sejalan dengan kebijakan Pemkot Makassar yang mewajibkan setiap kelurahan memiliki satu wilayah percontohan dalam pengelolaan lingkungan, khususnya kebersihan dan penanganan sampah.

“Kalau saya itu pertama, setuju sekali. Artinya memang dalam satu wilayah harus ada percontohan,” kata Rezha kepada Tribun Timur, Selasa (7/4/2026).

Rezha menyebut arahan tersebut juga merupakan instruksi langsung Wali Kota Makassar agar setiap kelurahan memiliki satu RW percontohan.

Program ini mencakup pengelolaan sampah, penataan lingkungan, pengembangan urban farming, hingga pembentukan bank sampah.

“Jadi kemarin arahan Pak Wali bahwa dalam satu kelurahan itu harus ada percontohan satu RW,” ungkapnya.

Menurutnya, wilayah percontohan akan menjadi pemicu bagi RW lain untuk ikut berbenah.

Ia menilai, persaingan positif antarwilayah dapat mendorong peningkatan kualitas lingkungan secara menyeluruh.

“Insyaallah ini bisa menjadi ‘virus’ untuk RW lain,” ujarnya.

Rezha menambahkan, contoh nyata di lapangan akan membuat masyarakat lebih termotivasi untuk melakukan perubahan.

“Kalau ada percontohan yang bagus, mereka pasti termotivasi. Dalam hal positif, tidak masalah bersaing,” katanya.

Untuk tahap awal, pihaknya telah menyiapkan RW 3 sebagai lokasi percontohan.

Meski belum berjalan maksimal, sebagian warga di wilayah tersebut sudah mulai menerapkan pemilahan sampah.

Rezha mengakui program ini sebelumnya telah disosialisasikan, namun belum optimal.

Dengan dorongan dari pemerintah kota, ia berkomitmen meningkatkan progres pelaksanaan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved