Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Poadcast Tribun Timur

Nurdin Halid: Kegagalan KUD Harus Jadi Pelajaran di Koperasi Desa Merah Putih

Pengalaman panjang pengelolaan KUD di masa lalu harus menjadi pelajaran berharga agar koperasi berbasis desa saat ini

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
KOPERASI MERAH PUTIH- Wakil Ketua Komisi VI AM Nurdin Halid paparkan program koperasi merah putih dalam podcast Tribun Timur, Jl Cenderawasih, Makassar, Jumat (3/4/2026) malam. Nurdin Halid ingatkan pemerintah agar tidak mengulangi kegagalan Koperasi Unit Desa (KUD) dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, AM Nurdin Halid, mengingatkan pemerintah agar kegagalan Koperasi Unit Desa (KUD) di masa lalu tidak terulang pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 
  • Meski KUD dulu berhasil menstabilkan harga pangan, lembaga tersebut gagal menjadi pelaku ekonomi yang dominan.
  • Nurdin menekankan bahwa kunci keberhasilan program baru ini terletak pada penguatan SDM, penjagaan jati diri koperasi.

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, AM Nurdin Halid, mengingatkan pemerintah agar tidak mengulangi kegagalan Koperasi Unit Desa (KUD) dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hal tersebut ditegaskan Nurdin Halid dalam program VIP Tribun Timur dipandu Fiorena Jieretno, Jumat (3/4/2026) malam. 

Tema “Plus Minus Setahun Koperasi Merah Putih.”

Pengalaman panjang pengelolaan KUD di masa lalu harus menjadi pelajaran berharga agar koperasi berbasis desa saat ini benar-benar mampu menjadi penggerak utama ekonomi rakyat.

“Saya menekuni dan mengurus KUD selama 25 tahun. KUD itu berhasil menciptakan stabilitas harga pangan, khususnya beras dan sembilan bahan pokok, tetapi gagal menjadi pelaku ekonomi dominan,” ujar Nurdin Halid.

Mantan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu menilai kegagalan itu tidak boleh terulang. 

Baca juga: Nurdin Halid: Koperasi Merah Putih Wujud Ekonomi Pancasila di Era Presiden Prabowo

Ia mengingatkan program Kopdes Merah Putih harus mampu memperkuat ekonomi desa secara nyata.

“Kegagalan KUD harus menjadi pelajaran. Jangan sampai Kopdes Merah Putih mengalami hal yang sama,” tegasnya.

Salah satu tantangan utama yang harus diantisipasi adalah aspek pengelolaan koperasi yang tetap berpegang pada prinsip dasar koperasi.

Yakni berbasis anggota dan mengedepankan nilai kebersamaan.

Ia juga menyoroti peran PT Agrinas Pangan Nusantara

PT Agrinas diperlukan dalam tahap pembangunan dan pendampingan, namun tidak tepat jika mengambil alih pengelolaan koperasi.

“Agrinas ditugaskan membangun gerai dan mendukung distribusi. Tapi kalau menjadi pengelola, itu bisa menggeser jati diri koperasi,” ujarnya.

Nurdin menyampaikan bahwa kunci keberhasilan Kopdes Merah Putih terletak pada kesiapan sumber daya manusia (SDM). 

Tanpa SDM yang kuat, koperasi berpotensi tidak berjalan optimal meski fasilitas fisik telah tersedia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved