Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Kisah Ketua RT di Mannuruki Makassar Jadi Guru dan Pengasuh 50 Anak, Profil Muzakkar Syaharuddin

Rutinitas pagi itu dilanjutkan dengan tugasnya sebagai pengajar di SDI Malengkeri Bertingkat Satu, yang terletak di kawasan BTN Tabaria.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
PROFIL RT/RW - Ketua RT 001/RW 004 Kelurahan Mannuruki M. Muzakkar Syaharuddin. Pengabdian panjang Muzakkar, dari urus warga hingga kelola panti asuhan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di usia 57 tahun, M Muzakkar Syaharuddin menjalani hari-harinya dengan semangat yang tak kenal lelah.

Ketua RT 001 RW 004 Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar ini dikenal sebagai sosok yang mengabdikan dirinya tidak hanya sebagai pemimpin lingkungan, tetapi juga sebagai pendidik dan aktif dalam kegiatan sosial.

Setiap pagi, selepas salat subuh, Muzakkar menyusuri lorong-lorong di wilayahnya untuk memastikan kondisi lingkungan dan warganya tetap aman serta tertata dengan baik.

"Setelah salat subuh, saya kontrol dulu warga, jalan keliling lihat kondisi lingkungan," ujar Muzakkar, Minggu (29/3).

Rutinitas pagi itu dilanjutkan dengan tugasnya sebagai pengajar di SDI Malengkeri Bertingkat Satu, yang terletak di kawasan BTN Tabaria.

Ia berangkat mengajar sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 Wita, dan selesai mengajar sekitar pukul 12.00 Wita.

"Saya mengajar sejak 1997, jadi sudah hampir 30 tahun," katanya.

Perjalanan pendidikannya pun cukup panjang.

Setelah menyelesaikan pendidikan diploma di Akademi Bahasa Asing Atmajaya, Muzakkar melanjutkan studi di Universitas 45 Makassar, meraih gelar Sarjana Sastra.

Untuk lebih mendalami pekerjaannya sebagai guru, ia kemudian melanjutkan kuliah S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Selain mengajar, Muzakkar juga aktif di bidang sosial. Ia memimpin Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Setia Karya, yang didirikan sejak 1963 oleh orang tuanya.

"Saya hanya melanjutkan perjuangan orang tua. LKSA ini berdiri sejak 1963, saya mulai memimpin sejak tahun 2000," jelasnya.

Di lembaga ini, Muzakkar mengasuh puluhan anak, dengan sekitar 30 anak tinggal di panti asuhan dan 20 anak lainnya merupakan binaan dari keluarga kurang mampu di sekitar wilayah tersebut.

Tak hanya itu, Muzakkar juga aktif sebagai instruktur senam kesehatan, tergabung dalam Yayasan Jantung Indonesia, serta menjadi pengurus PORPI (Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia) Sulsel.

Ia rutin melatih masyarakat untuk menjaga kebugaran dan mencegah penyakit.

"Tujuan utama kami adalah menyehatkan masyarakat, agar terhindar dari penyakit jantung, kolesterol, dan asam urat," ujarnya. Kegiatan senamnya dilaksanakan di berbagai tempat, mulai dari lingkungan kelurahan hingga rumah sakit dan kampus.

Meskipun memiliki banyak aktivitas, Muzakkar tetap menjalankan tugasnya sebagai Ketua RT dengan penuh perhatian. Sepulang dari mengajar, ia kembali mengecek kondisi lingkungan, terutama soal kebersihan.

"Kalau ada sampah yang belum terangkut, saya foto lalu kirim ke petugas. Biasanya langsung ditindaklanjuti," jelasnya. 

Selain itu, pada malam hari, ia juga berpatroli untuk memastikan keamanan wilayah.

"Kemarin saat musim mudik, banyak warga yang menitipkan rumah untuk dijaga. Saya bantu pantau," tambahnya.

Kepercayaan yang diberikan warga kepadanya bukanlah tanpa alasan.

Sebelum terpilih sebagai Ketua RT, Muzakkar sudah aktif dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat. 

Bahkan, pemilihan dirinya sebagai Ketua RT adalah hasil dorongan warga.

"Warga yang dorong saya maju. Saya juga tidak datang waktu pemilihan, saya serahkan saja dan saya dapat kabar bahwa saya yang terpilih," ujar Muzakkar.

Bagi Muzakkar, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

"Kalau kita niatkan karena Allah, insyaallah semua bisa dijalankan dengan baik," tuturnya.

Saat ini, wilayah yang dipimpinnya dihuni oleh lebih dari 100 kepala keluarga (KK).

Muzakkar pun berupaya menjaga komunikasi dengan warga tetap terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya punya grup warga, jadi kalau ada keluhan, bisa cepat ditangani," ujarnya.

Kini Muzakkar membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tak mengenal batasan usia, dan selalu dapat dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.(*)

PROFIL 

 M. Muzakkar Syaharuddin
‎Jabatan: Ketua RT 001 RW 004 Kelurahan Mannuruki
‎Tempat, Tanggal Lahir: Ujung Pandang, 18 Januari 1969
‎Alamat: Jalan Mannuruki Raya No. 29 A
‎Pendidikan: S1 Sastra Universitas 45 Makassar dan S1 PGSD Unismuh Makassar
‎Pekerjaan: Ketua RT, guru, pimpinan panti asuhan, dan instruktur kebugaran.
‎Hobi: Olahraga
‎Jumlah penduduk: 110 Kepala Keluarga

‎‎Riwayat organisasi:
‎- Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sulsel
‎- Pengurus di FOKBI (Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia) Sulsel 
‎- Pengurus di PORPI (Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia) Sulsel.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved