Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

WNI Diculik Pasukan Israel

Andi Angga Korban Sandera Zionis Israel, Pernah Aktif Jadi Relawan di Papua

“Kalau Angga itu seingat kami mulai aktif sejak 2014, sejak kuliah di Jayapura, sehingga gabung di relawan Rumah Zakat itu di Jayapura (Papua),”

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
LIPSUS - Manager Rumah Zakat Sulsel, Amir datangi kediaman Andi Angga Prasadewa, di kediamannya di Makassar, Senin (19/5/2026) siang. Amir mengatakan pihaknya bertanggung jawab penuh atas disanderanya Andi Angga oleh Zionis Israel 

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Relawan kemanusiaan Andi Angga Prasadewa (33) telah aktif dalam aksi kemanusiaan sejak masih menempuh perguruan tinggi di Jayapura, Papua.

Hal itu diungkapkan Manager Rumah Zakat Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) Amir, saat ditemui di kediaman keluarga Andi Angga di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Senin (19/5/2026) siang.

Menurut Amir, Andi Angga mulai bergabung sebagai relawan Rumah Zakat sekitar tahun 2014 ketika masih berstatus mahasiswa jurusan Teknik Sipil di Universitas Cenderawasih (UNCEN)

“Kalau Angga itu seingat kami mulai aktif sejak 2014, sejak kuliah di Jayapura, sehingga gabung di relawan Rumah Zakat itu di Jayapura (Papua),” kata Amir.

Ia menjelaskan, sejak awal bergabung Andi Angga sangat aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan cepat dipercaya memegang tanggung jawab di organisasi relawan.

“2014 jadi koordinator relawan di Jayapura, terus sudah selesai kuliahnya balik ke Makassar, jadi koordinator relawan juga di Makassar,” ujarnya.

Menurut Amir, pengalaman panjang di dunia sosial membuat Andi Angga terus dilibatkan dalam berbagai program kemanusiaan Rumah Zakat, termasuk kegiatan kebencanaan dan pemberdayaan masyarakat.

“Nah pengalaman-pengalamannya jadi lanjut ke sini, jadi sudah cukup lama sejak 2014 aktifnya,” katanya.

Pantauan Tribun Timur di lokasi, suasana rumah keluarga Andi Angga tampak dipenuhi rasa haru. 

Sejumlah kerabat datang silih berganti memberikan dukungan kepada keluarga setelah kabar Andi Angga dilaporkan disandera pasukan zionis Israel di Laut Mediterania.

Sang ibu, Sutrawati Kaharuddin (52), beberapa kali terlihat memegang foto putranya sambil menahan tangis. 

Ia menyebut Andi Angga memang memiliki jiwa sosial tinggi sejak muda dan lebih memilih jalan pengabdian kemanusiaan dibanding pekerjaan lain.

Sebelum aktif di Rumah Zakat, Andi Angga diketahui juga pernah bergabung dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana). 

Ia bahkan aktif mengajar karate kepada anak-anak dalam kegiatan sosial relawan.

“Dia memang jiwa sosialnya tinggi. Dia suka sekali jadi relawan,” kata Sutrawati.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved