Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSBM XXVI

2 Ribu Saudagar Kumpul di PSBM, Panitia: Kami Terpanggil Perkuat Ekonomi Nasional

Saudagar Bugis Makassar justru terpanggil untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Siti Aminah
PSBM XXVI Suasana Gelaran Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026. Pertemuan berlangsungHotel Claro Makassar Jl Ap Pettarani, Kamis (26/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • 2000 saudagar Bugis Makassar berkumpul di PSBM XXVI tahun 2026
  • Ketua Panitia PSBM XXVI Ibnu Munzir menyebut, saudagar Bugis Makassar justru terpanggil untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gelaran Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026 disebut berbeda dibanding penyelenggaraan sebelumnya. 

Ketua Panitia PSBM XXVI Ibnu Munzir menyebut, di tengah situasi ekonomi global yang dinilai sedang tidak baik, saudagar Bugis Makassar justru terpanggil untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Situasi ekonomi global yang dinilai sedang memprihatinkan turut menjadi latar belakang perubahan konsep kegiatan yang lebih menekankan pada kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi.

“Saudagar Bugis Makassar yang ada di seluruh Indonesia, bahkan sampai ke mancanegara, terpanggil untuk turut serta berkontribusi mendorong dan memperkuat daya tahan ekonomi kita,” ujar Ibnu Munzir dalam sambutannya di Hotel Claro Makassar Jl Ap Pettarani, Kamis (26/3/2026) 

Atas dasar itu, kegiatan kali ini mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh.” 

Jumlah peserta yang hadir kurang lebih 2.000 orang saudagar Bugis Makassar. 

Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur.

Mulai dari pengurus wilayah, pilar organisasi, badan otonom, perwakilan luar negeri hingga sejumlah undangan lainnya.

Dalam penyelenggaraannya, PSBM XXVI juga menghadirkan format baru berupa forum kelas bisnis matching yang dirancang mempertemukan langsung pelaku usaha dengan investor.

“Jadi kami tidak hanya menyiapkan forum pleno untuk mendengarkan success story, tetapi kami menyiapkan semacam forum komisi-komisi yang kami istilahkan sebagai kelas bisnis matching,” jelasnya.

Salah satu fokus dalam forum tersebut adalah pengembangan komoditas kopi. 

Panitia memfasilitasi pertemuan antara produsen, seller, dan buyer untuk membuka peluang ekspor kopi dari Sulawesi Selatan ke luar negeri.

“Dalam bidang investasi dan kewirausahaan untuk ekspor kopi, panitia memfasilitasi produsen, seller, dan buyer bertemu untuk komoditas kopi ini. Sehingga dapat ditandatangani MoU untuk rencana ekspor komoditas kopi se-Sulsel ke luar negeri,” ungkapnya.

Bahkan, investor dari Korea Selatan hadir langsung dalam forum tersebut dan melakukan penandatanganan nota kesepahaman.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved