Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siapa Sebenarnya Amankan Paket Kokain di Selayar? Pangdam Serahkan ke Polda Sulsel

Paket narkotika jenis kokain kembali menjadi sorotan setelah ditemukan di perairan Kepulauan Selayar

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KOKAIN SELAYAR - Suasana penyerahan 25 kilogram narkotika jenis kokain oleh Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko ke Kapolda Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026) dan warga Selayar serahkan paket Kokain ke Kapolres, AKBP Didid, Minggu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Paket narkotika jenis kokain kembali menjadi sorotan setelah ditemukan di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Penemuan ini menimbulkan pertanyaan: siapa yang sebenarnya mengamankan barang bukti itu, Kodim atau Polres Selayar?

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyerahkan barang bukti narkotika seberat 25 kilogram ke Polda Sulsel, Senin (16/3/2026), di Mapolda Sulsel, Kota Makassar.

Barang bukti tersebut sebelumnya diamankan Kodim 1415 Selayar, setelah ditemukan mengapung di pesisir Kepulauan Selayar antara 28 Februari hingga 9 Maret 2026.

Sebelum diserahkan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel memastikan keaslian kandungan narkotika.

“Reaksi berwarna kuning ini menunjukkan positif kokain,” kata Kabid Labfor Polda Sulsel, Kombes Pol Wahyu Marsudi.

Setiap paket kemudian ditimbang ulang, dan sebagian disisihkan untuk bukti persidangan sesuai Perkap Kapolri Nomor 10 Tahun 2009.

Untuk setiap satu kilogram, 31 gram disisihkan sebagai sampel.

Setelah itu, Mayjen TNI Bangun menyerahkan paket kepada Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, disertai penandatanganan berita acara serah terima.

Selanjutnya, barang bukti dimusnahkan menggunakan mobil incinerator milik BNNP Sulsel.

Penemuan Paket oleh Warga dan Polres Selayar

Selain paket yang diamankan Kodim, Polres Kepulauan Selayar juga mengamankan dua paket tambahan, masing-masing seberat 1 kilogram.

Paket ini ditemukan warga Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, Minggu (15/3/2026).

Warga bernama Abdul Aziz menemukan tumpukan plastik hanyut di sekitar pantai, sekitar 50 meter dari rumahnya.

Di dalamnya terdapat satu bungkusan berwarna hitam yang mencurigakan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved