Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dialog ICMI Sulsel

Ketua Wahdah Islamiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Minta Dunia Islam Bersatu

Disampaikan di Dialog Nasional ICMI Sulsel yang mengangkat tema Peta Geopolitik Dunia Islam:Konflik AS-Israel vs Iran dan Implikasinya.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
DIALOG NASIONAL - Ketua Umum Wahdah Islamiyah KH Muhammad Zaitun menjadi narasumber secara virtual Dialog Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan (ICMI Orwil Sulsel) bekerjasama dengan Universitas Muslim Indonesia dan Forum Dosen di Aula Lantai 3 Pascasarjana UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Jumat (13/3/2026). KH Muhammad Zaitun kecam serangan AS-Israel ke Iran. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Umum Wahdah Islamiyah KH Muhammad Zaitun mengecam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran.

Alasannya, pertama Iran adalah negara yang berdaulat. 

Kedua serangan AS-Israel mengakibatkan banyak korban jiwa, khususnya masyarakat sipil.

Ketiga, dirinya mendukung Iran karena negara Islam. 

“Kita mengecam dan mengutuk serangan AS-Israel kepada Iran. Itu tak ada keraguan tegasnya saat menjadi narasumber Dialog Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan (ICMI Orwil Sulsel) bekerjasama dengan Universitas Muslim Indonesia dan Forum Dosen, Jumat (13/3/2026). 

Dialog Nasional ini mengangkat tema Peta Geopolitik Dunia Islam:Konflik AS-Israel vs Iran dan Implikasinya.

Kegiatan ini digelar secara hybrid, virtual dan tatap muka langsung di Aula Lantai 3 Pascasarjana UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel. 

Kendati demikian, pria akrab disapa Ustaz Zaitun itu juga mengecam serangan Iran ke negara-negara teluk. 

Baca juga: Prof Yuddy Chrisnandi Sebut Indonesia Harus Berani Bersikap atas Konflik AS–Israel vs Iran

Meskipun, Iran beralasan menyerang karena terdapat Pangkalan Militer AS di negara-negara teluk. 

Menurutnya, serangan Iran tersebut tak positif bagi dunia Islam. 

Sebab, berpotensi menimbulkan perpecahan. 

Selain itu, menimbulkan pula korban jiwa. 

“Saya menyampaikan berkali-kali, kita berharap Iran fokus menyerang Israel, walaupun ada hitungan-hitungan tentang yang lain,” tuturnya. 

“Supaya dunia Islam bersatu pada musuh utama kemanusiaan, zionis Israel  dan sekalipun Amerika di belakangnya, kita  tetap sama-sama,” tambah pria kelahiran Gorontalo ini.

Ustaz Zaitun menjabarkan, keberadaan Pangkalan Militer AS di Timur Tengah tidak terlepas dari kekhawatiran negara-negara di Teluk. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved