Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

MBG untuk Guru Mengaji

Forum Ekonomi Syariah BI Sulsel dan Seruan MBG untuk Guru Mengaji

Kegiatan ini mengangkat tema Integrasi Ekosistem Halal: Sinergi Keuangan Sosial dan Komersial Syariah dalam Memperkuat Rantai Nilai Halal Nasional

Tayang:
Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
Ketua Pemuda ICMI Sulsel, Andi Alfian Zainuddin bersama delegasi menghadiri Forum Ekonomi Syariah Sulsel 2026 yang digelar Bank Indonesia di Makassar, sekaligus menyuarakan perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji melalui program MBG. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Forum Ekonomi Syariah Sulawesi Selatan 2026 sebagai upaya mendorong perluasan literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah di tingkat nasional.

Kegiatan ini mengangkat tema “Integrasi Ekosistem Halal: Sinergi Keuangan Sosial dan Komersial Syariah dalam Memperkuat Rantai Nilai Halal Nasional.”, Selasa (10/3/2026), di Baruga Phinisi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman No. 3, Makassar.

Delegasi dari Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan turut hadir dalam forum tersebut.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Pemuda ICMI Sulsel, dr Andi Alfian Zainuddin.

Alfian mengapresiasi penyelenggaraan forum ini dan menyampaikan rasa bangganya karena Bank Indonesia memberikan kepercayaan kepada Pemuda ICMI untuk hadir dan terlibat dalam forum strategis tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki semangat yang sejalan dengan perhatian Pemuda ICMI Sulsel terhadap kemaslahatan masyarakat, khususnya bagi para guru mengaji dan marbot masjid.

“Bagi kami di Pemuda ICMI, forum seperti ini juga memiliki perspektif yang sama tentang pentingnya kemaslahatan guru mengaji,” ujar Alfian usai menghadiri forum keuangan syariah tersebut.

Ia menjelaskan, akhir ini Pemuda ICMI aktif menyuarakan peningkatan kesejahteraan guru mengaji.

Salah satu gagasan yang didorong adalah agar guru mengaji juga mendapatkan program makan bergizi gratis, sebagaimana yang saat ini diberikan kepada siswa sekolah dan ibu hamil.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah sendiri terus diperluas cakupannya secara nasional.

Hingga awal 2026, program tersebut telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dan ditargetkan mencapai 82,9 juta penerima pada tahun 2026 dengan dukungan anggaran ratusan triliun rupiah. 

Kelompok penerima manfaat program ini antara lain siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Indonesia. 

Menurut Alfian, semangat program tersebut seharusnya juga bisa diperluas untuk memperhatikan kesejahteraan guru mengaji serta marbot masjid.

“Guru mengaji dan marbot masjid memberikan dampak nyata secara spiritual bagi masyarakat serta menanamkan nilai kebaikan bagi generasi masa depan bangsa. Karena itu, mereka juga layak mendapatkan perhatian dalam program kesejahteraan seperti bantuan makanan bergizi,” ujarnya.

Melalui forum ekonomi syariah ini, diharapkan lahir sinergi antara berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong kebijakan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat, termasuk bagi para pelaku pendidikan keagamaan di pelosok negerii.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved