Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bandara Sultan Hasanuddin Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Mudik 2026

Menurutnya, lonjakan tersebut dipengaruhi sejumlah kebijakan pemerintah yang mendorong mobilitas masyarakat.

Tayang:
Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
LONJAKAN PENUMPANG - Suasana di Bandara International Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (8/3/2026).Pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, memprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang mendekati masa mudik.

Menurutnya, lonjakan tersebut dipengaruhi sejumlah kebijakan pemerintah yang mendorong mobilitas masyarakat.

Salah satunya, kebijakan pemerintah yang menurunkan harga tiket pesawat.

"Harga tiket rata-rata airline itu dengan dilakukan subsidi oleh pemerintah dan beberapa instansi Pertamina, Angkasa Pura, itu turunnya hampir rata-rata per tiketnya itu 18 sampai dengan 20," ujar Minggus.

Selain itu, adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) digadang-gadang juga jadi faktor meningkatnya penumpang di Bandara.

Oleh karena itu, pihaknya bakal mendirikan posko Angkutan lebaran 13 Maret mendatang.

Dalam pelaksanaannya akan ada ratusan personel gabungan yang akan disiagakan.

"Kami sudah lakukan rapat bertahap dalam komunitas AOC maupun FAL untuk bagaimana kita mengantisipasi arus mudik," sebutnya.

Saat ini pergerakan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin masih relatif landai.

Jumlah penumpang yang dilayani berkisar antara 16 ribu hingga 20 ribu orang per hari.

"Biasanya kami bisa melayani per hari sekitar 30 ribu penumpang," tutupnya.

Diketahui, Pemerintah akan memberikan diskon tiket pesawat untuk mudik Lebaran 2026 sekitar 17 hingga 18 persen.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.

"Diskon tiket (pesawat) real-nya nanti sekitar 17-18 persen. Dengan PPN ditanggung pemerintah. Kalau yang lalu di Natal kan (PPN ditanggung pemerintah) 6 persen yang ditanggung. Tetapi kalau yang kali ini full," katanya dikutip dari Kompas.com, Minggu(8/3/2026).

Program diskon tersebut berlaku untuk penerbangan pada periode 14–29 Maret 2026.

Sementara pembelian tiket dapat dilakukan sejak 10 Februari hingga 29 Maret 2026.

Tidak hanya diskon, Airlangga juga menyiapkan aturan aturan fleksibilitas kerja atau Work From Anywhere (WFA) menjelang Lebaran.

 Kebijakan ini kata Airlangga diambil karena mobilitas masyarakat di bulan Desember terbukti ampuh mendorong perekonomian.

"Stimulus kita siapkan, mungkin menjelang di bulan puasa nanti kita akan dorong," jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved