Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cap Go Meh

Bertepatan Ramadan, Cap Go Meh di Makassar Jadi Simbol Persatuan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan pesan kuat tentang toleransi dan kolaborasi lintas umat beragama.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Siti Aminah
CAP GO MEH - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri Cap Go Meh Zou Zou 2577/2026. Penutup rangkaian imlek ini berlangsung di kawasan Pecinan, Jl Sulawesi Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Selasa (3/3/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam pembukaan Festival Cap Go Meh Makassar Zou Zou 2577/2026.

Penutup rangkaian imlek ini berlangsung di kawasan Pecinan, Jl Sulawesi Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Selasa (3/3/2026). 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan pesan kuat tentang toleransi dan kolaborasi lintas umat beragama.

Dalam sambutannya, Wali Kota terlebih dahulu menyapa sejumlah tamu kehormatan yang hadir.

Mulai dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, jajaran Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar, Tripika Kecamatan Wajo, hingga masyarakat Tionghoa. 

Hadir pula Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Makassar, para pimpinan vihara dan klenteng se-Kota Makassar, para Pembimas Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha, serta para pimpinan lembaga dan organisasi kemasyarakatan Islam.

Kata Munafri  perayaan Cap Go Meh bukan semata peringatan yang dilaksanakan oleh warga Tionghoa. 

Baca juga: Festival Cap Go Meh Makassar Zou Zou 2577 jadi Tempat Berburu Takjil

CAP GO MEH - Kawasan pecinan di Jl Sulawesi  Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo Kota Makassar dipadati pengujung. Mereka ramai-ramai datang untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh Zou Zou 2577/2026, Selasa (3/3/2026). 
CAP GO MEH - Kawasan pecinan di Jl Sulawesi  Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo Kota Makassar dipadati pengujung. Mereka ramai-ramai datang untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh Zou Zou 2577/2026, Selasa (3/3/2026).  (Tribun-timur.com/Siti Aminah)

Cap Go Meh adalah cerminan harmonisasi dan kebersamaan yang tumbuh di Kota Makassar

Menurutnya, momen ini menjadi gambaran nyata bahwa Makassar adalah kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. 

Masyarakat Makassar  membeda-bedakan latar belakang suku, agama, maupun warna kulit.

“Ini memberikan gambaran bahwa Kota Makassar adalah kota yang sangat toleran, yang memberikan keleluasaan dalam hidup bermasyarakat, tidak membeda-bedakan dari mana kamu, apa agamamu, dan apa warna kulitmu,” tuturnya.

Suasana kebersamaan itu semakin terasa istimewa karena perayaan Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan

Wali Kota menyebut momentum tersebut sebagai simbol kuat bahwa keberagaman di Makassar bukan sekadar slogan.

Tetapi tumbuh dan berjalan berdampingan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun berharap nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam festival ini tidak hanya berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi praktik nyata dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Makassar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved