MBG Dikritik, Ketua Gapembi Sulsel: Ramadan Sebagai Ladang Amal
Nurdin Beta mengakui, sorotan warganet kerap muncul terkait kualitas makanan, distribusi, hingga transparansi pengelolaan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Meningkatnya sorotan dan perbincangan warganet terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah, mendapat tanggapan dari Ketua Gapembi Sulsel, Nurdin Beta.
Gapembi adalah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia.
Nurdin Beta, mengajak masyarakat untuk menjadikan media sosial sebagai ladang amal selama bulan Ramadan.
Menurutnya, dinamika dan kritik yang berkembang di ruang digital merupakan hal yang wajar dalam program berskala besar.
Namun, ia berharap Ramadan dapat menjadi ruang untuk memperkuat semangat saling mengingatkan dengan cara yang santun dan membangun.
“Media sosial seharusnya menjadi sarana berbagi informasi yang benar dan edukatif. Di bulan Ramadan ini, mari kita jadikan setiap unggahan sebagai ladang amal, bukan ladang perpecahan,” ujar Nurdin dalam keterangan rilisinya kepada Tribun-Timur.com, Minggu (1/3/2026).
Program MBG beberapa hari ini menjadi perhatian publik karena menyasar pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan.
Di Sulawesi Selatan, sejumlah dapur MBG telah beroperasi dan melibatkan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan serta distribusi makanan.
Nurdin Beta mengakui, sorotan warganet kerap muncul terkait kualitas makanan, distribusi, hingga transparansi pengelolaan. Ia menilai kritik tersebut perlu dijawab dengan keterbukaan dan perbaikan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau para pengelola dapur MBG untuk aktif memberikan klarifikasi apabila muncul informasi yang kurang tepat di media sosial.
Transparansi, menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.
Diketahui sejumlah pengamat komunikasi publik menilai, penggunaan media sosial secara bijak dapat memperkuat dukungan terhadap program sosial pemerintah maupun inisiatif masyarakat.
Ramadan, sebagai bulan refleksi, dinilai menjadi momentum yang tepat untuk membangun narasi positif.
Sementara itu, sejumlah warganet menyambut baik ajakan tersebut. Mereka berharap program MBG benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi masyarakat, sekaligus dikelola secara profesional dan akuntabel.
Nurdin menegaskan, tujuan utama MBG adalah memastikan akses makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan. “Mari kita jaga niat baik ini bersama-sama. Kritik boleh, tetapi tetap dalam koridor etika dan semangat memperbaiki,” ujarnya.
| Pelajar di Pedalaman Walenrang Barat Luwu Belum Tersentuh Program MBG |
|
|---|
| Siswa di Pedalaman Walenrang Barat Luwu Belum Tersentuh Program MBG |
|
|---|
| Semangka hingga Selada Diburu Dapur MBG, Petani Bupon Diminta Manfaatkan Peluang |
|
|---|
| Usaha Roti Nur Fitriyani Tembus Program MBG, Produksi Naik Drastis setelah Dapat KUR BRI |
|
|---|
| Penyaluran MBG 3B Tepat Sasaran, Wabup Gowa Minta Penyuluh KB Kerja Ekstra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Gapembi-Sulsel-Nurdin-Beta.jpg)