7 Masjid Besar di Jalan Nasional Ini Siap jadi Rest Area Selama Mudik Lebaran
Masjid ramah pemudik dilengkapi fasilitas memadai yang diinventarisasi bersama Kemenag.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hadirkan 6.859 masjid ramah pemudik se-Indonesia dalam periode mudik lebaran Idul Fitri 1447 H.
Masjid ramah pemudik dilengkapi fasilitas memadai yang diinventarisasi bersama Kemenag.
"307 masjid di Sulsel yang berpotensi sebagai masjid pendukung, masjid ramah pemudik," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (27/2/2026).
Masjid ramah pemudik ini dilengkapi sejumlah fasilitas.
Mulai dari parkiran kendaraan yang luas, toilet dengan jaminan kebersihan serta area charger HP.
Kemudian di masjid ini pemudik bisa mandi, beristirahat sejenak dari perjalanan mudik.
Spesialnya, pemudik juga bakal disediakan aneka menu buka puasa.
"Kita akan menggunakan masjid-masjid yang memiliki sarana yang memadai untuk digunakan para pemudik, baik airnya, tempat istirahatnya, dan lahan parkir yang memadai menjadi salah satu kriteria kita," kata Dudy Purwagandhi yang mengenakan kemeja putih.
Dari 307 masjid yang disiapkan, terdapat 7 masjid besar yang bisa jadi area peristirahatan sementara di jalur nasional.
Mulai dari Masjid H Fajar Rahmah, Jl. Perintis Kemerdekaan No 19, Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar
Lalu di jalur selatan ada Masjid Besar Raudhatusshalihin Bontonompo, Kelurahan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Kemudian di Masjid Islamic Center Dato Tiro, Jl. Sultan Hasanuddin, Kabupaten Bulukumba
Bagi pemudik ke jalur timur, ada Masjid Akbar Leppangeng, Desa Patangkai, Kabupaten Bone
Sedangkan pemudik ke arah barat hingga utara Sulsel, ada tiga masjid pilihan.
Diantaranya Masjid Agung Sidrap, Kelurahan Lakessi, Kabupaten Sidenreng Rappang
Masjid Besar Rantepao, Jl. Kostan No. 2, Kabupaten Toraja Utara
Serta Masjid Syuhada Masamba, Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Bone, Kabupaten Luwu Utara
"Masjid-masjid yang memiliki sarana yang memadai untuk digunakan para pemudik, baik airnya, tempat istirahatnya, dan lahan parkir yang memadai menjadi salah satu kriteria kita," kata Dudy Purwagandhi.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bakal mengirim tim untuk melayani masyarakat di masjid-masjid selama periode mudik lebaran.
"Nanti kami akan kirimkan orang-orang yang sudah kami tunjuk ke masjid, ada tujuh termasuk dalam radar tempat persinggahan di jalan nasional," kata Andi Sudirman Sulaiman.
Masyarakat pun diminta memanfaatkan area masjid untuk beristirahat dan melaksanakan ibadah wajib.
Kehadiran masjid sebagai rest area agar pemudik tidak mengantuk di jalan.
Pemudik bisa beristirahat sejenak lalu menyegarkan badan sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MUDIK-SULSEL-Menteri-Perhubungan-Dudy-Purwagandhi.jpg)