Aspal Ulang Jl Perintis 65 Persen, Fokus Pintu I Unhas hingga Depan IMMIM
Progres aspal ulang Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel sudah 65 persen.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pengaspalan ulang Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar telah mencapai 65 persen.
- Pengerjaan difokuskan dari Pintu I Unhas hingga depan Immim dan sejumlah titik di BTP.
- Proyek ini merupakan pengaspalan ulang setelah aspal sebelumnya mengelupas akibat curah hujan tinggi. Satker PJN III BBPJN Sulsel optimistis pengerjaan rampung Februari 2026 meski cuaca masih menjadi kendala.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pengaspalan ulang ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dikerjakan PT Marareya Multipratama Jaya.
Ruas jalan berstatus kewenangan nasional ini sebelumnya telah diaspal pada akhir 2025. Namun, lapisan aspal mengelupas akibat curah hujan tinggi saat proses pengerjaan berlangsung.
Pengaspalan ulang dimulai sejak akhir Januari 2026.
Koordinator Proyek PT Marareya Multipratama Jaya, Muhammad Arsyad, menyebut progres pengerjaan telah mencapai 65 persen.
“Pengaspalan di daerah Jalan Perintis 65 persen tertangani,” kata Arsyad saat dihubungi, Selasa (24/2/2026).
Pantauan Tribun-Timur.com, pengaspalan dari arah Universitas Hasanuddin (Unhas) menuju Sudiang telah dilakukan di sisi kanan jalan.
Pengerjaan dimulai dari Pintu I Unhas hingga depan Batalyon Kavaleri 10/Mendagiri (Yonkav 10/Serbu) di kilometer 11.
Sementara sisi kiri jalan belum seluruhnya diaspal hingga depan Pesantren IMMIM Putra.
Pengaspalan di depan Kantor PW Muhammadiyah Sulsel juga masih dalam proses.
Dari depan Top Mode, Kantor PW Muhammadiyah Sulsel, hingga pertigaan Pintu I Unhas, pengerjaan dilakukan secara bertahap.
Kondisi jalan masih dalam tahap asphalt cutting sebagai bagian dari proses pengaspalan.
“Sisi kiri mulai dari gereja ke depan Immim. Lalu lewat Pintu II Unhas, di U-turn. Depan BTP juga beberapa titik,” jelasnya.
Khusus di kawasan BTP, pengaspalan difokuskan pada titik-titik berlubang.
Baca juga: Progres Pengaspalan Jalan Hertasning 50 Persen, Terkendala Hujan
Arsyad mengakui cuaca menjadi tantangan utama karena Kota Makassar masih diguyur hujan hampir setiap hari.
“Kalau normal seminggu kita rampungkan. Tapi cuaca kurang bagus. Kalau dipaksa, hasilnya tidak maksimal,” ujarnya.
| Legislator Ray Suryadi Puji Gebrakan Appi Bangun Jembatan Barombong |
|
|---|
| Kisah Ayub Bocah asal Takalar Dirawat Nenek di Makassar, Camat Panakkukang Turun Tangan Urus BPJS |
|
|---|
| Daftar Pelatih Tersukses di Indonesia, Tiga Orang Pernah Bawa PSM Makassar Juara |
|
|---|
| Appi Sudah Prediksi PSM Makassar Menang atas PSIM Jogja, Titik Kebangkitan Juku Eja |
|
|---|
| Biaya Tinggi, Hasil Minim: Munafri Soroti Buruknya Pengelolaan Sampah Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-24-feb-jalan-rusak-perintas.jpg)