Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Patroli Anjal–Gepeng Diperketat di Kecamatan Panakkukang Selama Ramadan

Giat tersebut menindaklanjuti Rapat Koordinasi terkait Cipta Kondisi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kota Makassar yang digelar pekan lalu. 

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sakinah Sudin
Tribun-Timur.com/ Sanovra JR
MANUSIA SILVER - Sejumlah manusia Silver beraksi di traffic light perempatan Jl Gunung bawakaraeng dan Jl Veteran, Makassar, Senin (6/2/2023). Aparat bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Makassar, Polri, TNI, dan masyarakat untuk penjangkauan, pembinaan, serta imbauan agar warga tidak memberi uang di jalan. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kecamatan Panakkukang memassifkan patroli anjal, gepeng, balapan liar, dan miras demi ketertiban wilayah.
  • Fokus pengawasan di Jl Hertasning, lampu merah Boulevard–AP Pettarani, hingga Mal Panakkukang yang ramai aktivitas sore–malam.
 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Panakkukang Makassar Sulawesi Selatan mulai memassifkan patroli anak jalanan (anjal), serta gelandangan dan pengemis (gepeng)

Giat tersebut menindaklanjuti Rapat Koordinasi terkait Cipta Kondisi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kota Makassar yang digelar pekan lalu. 

Camat Panakkukang Syahril  menyampaikan, penertiban wilayah menjadi salah satu fokus utama, khususnya penjangkauan anjal gepeng.

Masalah sosial tersebut, kata Syahril, kerap menjamur dan mengalami peningkatan signifikan setiap memasuki bulan suci Ramadan. 

Fenomena ini hampir selalu berulang dari tahun ke tahun, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada sore hingga malam hari.

Kecamatan Panakkukang pun menjadi salah satu wilayah yang paling sering terdampak. 

Kawasan ini dinilai strategis dan ramai aktivitas.

Sehingga kerap dijadikan lokasi mangkal anak jalanan, pengemis, hingga gelandangan.

Terutama menjelang waktu berbuka puasa hingga larut malam, bahkan dini hari. 

"Sejak kemarin, aparat kecamatan bersama unsur terkait sudah mulai turun langsung ke lapangan," ucap Syahril kepada Tribun Timur, Minggu (22/2/2026).

Patroli ini tidak hanya menyasar aktivitas anjal dan gepeng.

Tetapi juga mengawasi balapan liar serta peredaran dan penjualan minuman keras yang masih ditemukan di sejumlah titik wilayah Panakkukang. 

Petugas turut memberikan imbauan agar aktivitas penjualan minuman keras tidak dilakukan, terutama selama Ramadan.

“Sudah mulai turun kemarin. Ada beberapa yang diberikan peneguran oleh Satuan Polisi Pamong Praja,” ungkap Syaril.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved