Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jelang Ramadan 2026, Intip Progres Terbaru Masjid Megah Hj Andi Nurhadi Dibangun Amran

Kini hingga 15 Februari 2026 jelang ramadan, struktur Masjid Hj Andi Nurhadi Makassar sudah hampir rampung

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Istimewa/Imajiner Arsitek
Desain Masjid Andi Nurhadi yang dibangun Andi Amran Sulaiman. 

Ringkasan Berita:
  • Dua setengah tahun dibangun, struktur Masjid Hj Andi Nurhadi Makassar kini sudah mencapai 98 persen
  • Masjid itu dibangun oleh Andi Amran Sulaiman memakai uang pribadinya sejak tahun 2023 lalu
  • Kala itu pembangunan diresmikan Wakil Presiden ke-13 KH Maruf Amin pada Senin 9 Oktober 2023 lalu

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dua setengah tahun dibangun, struktur Masjid Hj Andi Nurhadi Makassar kini sudah mencapai 98 persen.

Kala itu pembangunan diresmikan Wakil Presiden ke-13 KH Maruf Amin pada Senin 9 Oktober 2023 lalu.

Kini hingga 15 Februari 2026 jelang ramadan, struktur Masjid Hj Andi Nurhadi Makassar sudah hampir rampung.

Masjid itu dibangun oleh Andi Amran Sulaiman memakai uang pribadinya sejak tahun 2023 lalu.

Saat itu Amran Sulaiman belum menjabat Menteri Pertanian.

Selain struktur kerangka bangunan, kubah inti masjid pun sementara dikerjakan. Diameter mencapai 43 meter

"Sudah 98 persen untuk struktur kerangka bangunan. Struktur kubah juga sementara dikerja. Diameter 43 meter," kata Rezki Mulyadi, Direktur AAS Foundation, di Makassar.

Rezki mengungkapkan, jika tak ada aral merintang, masjid yang digadang-gadang terbesar di Indonesia Timur ini akan bisa dioperasikan pada 2027 mendatang.

Sedikitnya 150 orang pekerja turun tangan membangun masjid megah yang digadang-gadang bakal jadi yang terbesar di Indonesia timur.

"Insya Allah ramadan tahun depan. Kami genjot terus tidak ada hari libur. Jumlah pekerja ratusan sekitar 150 orang. Fokus pengerjaan struktur bangunan dulu," katanya.

Masjid Hj. Andi Nurhadi berdiri di atas lahan seluas 35 hektar.

Lokasinya di Jalan Kesadaran IV, Panaikang (belakang Kodam XIV/Hasanuddin), Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Andi Amran mendedikasikan masjid ini untuk mendiang ibunya. Oleh karenanya, Amran merogoh koceknya sendiri atau dari dana pribadinya mencapai Rp1 triliun tanpa adanya sumbangan atau sokongan dari pihak lain.

Konsep arsitektur bangunan utama masjid merepresentasikan dari bentuk kapal phinisi sebagai apresiasi terhadap kebanggaan masyarakat suku Bugis Makassar yang terkenal dengan pelaut ulung.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved